▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Kesbangpol Purworejo Dorong Perempuan Jadi Pemilih Cerdas dan Agen Demokrasi
- Dialog Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Jati Diri Bangsa Melalui Nilai-Nilai Pancasila
- BAZNAS dan Kodim 0708/Purworejo Perkuat Sinergi Optimalisasi Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pemkab Purworejo Tandatangani NPHD Hibah Ormas Tahun 2026
- Kupas Tuntas Pengelolaan Banpol
- Bupati Serahkan Bantuan Keuangan Parpol Tahun 2026
- Bakesbangpol Ikuti Rakor Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
- Jembatan Gantung Sungai Semawung Diresmikan, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga
- Ribuan Peserta Meriahkan Bhayangkara Fun Run HUT Bhayangkara ke-80 di Purworejo
- Bakesbangpol Fasilitasi Pembentukan Paskibra Di 16 Kecamatan
Kesbangpol Purworejo Dorong Perempuan Jadi Pemilih Cerdas dan Agen Demokrasi

Keterangan Gambar : Kesbangpol Purworejo Dorong Perempuan Jadi Pemilih Cerdas dan Agen Demokrasi
Purworejo – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo
menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Perempuan di Pendopo
Kecamatan Butuh, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta
perempuan tersebut bertujuan meningkatkan literasi politik serta mendorong
peran aktif perempuan dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.
Acara
dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan
Pancasila, doa, sambutan, penyampaian materi, serta sesi diskusi interaktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH, Kepala
Kesbangpol Purworejo Puguh Trihaymoko, S.J., M.H., Anggota Komisi I DPRD
Purworejo Danang Purnomo, SH., M.Si., Komisioner KPU Purworejo Margaretha Ega
Rindu, S.IP., M.Han., Forkopimcam Butuh, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam
sambutannya, Camat Butuh Dyah Sumanti Wulandriani menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan
kesempatan untuk menambah wawasan politik langsung dari para narasumber yang
kompeten sehingga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi keluarga maupun
masyarakat.
Kepala
Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihaymoko, menegaskan pentingnya peran perempuan
dalam menentukan arah pembangunan melalui partisipasi politik yang cerdas.
Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga menjadi
garda terdepan dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan menolak praktik
politik uang, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten
Purworejo.
Sementara
itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menekankan bahwa perempuan memiliki
posisi strategis sebagai pendidik generasi, penggerak pembangunan, sekaligus
agen perubahan. Oleh karena itu, pendidikan politik menjadi sarana penting
untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan partisipasi perempuan dalam proses
demokrasi.
“Perempuan
tidak hanya diharapkan hadir sebagai pemilih, tetapi juga mampu menyampaikan
aspirasi, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan ikut mengawal
pembangunan di lingkungannya masing-masing,” ujar Bupati.
Pada sesi
materi, Anggota Komisi I DPRD Purworejo Danang Purnomo mengajak peserta untuk
menjadi pemilih yang cerdas dengan memahami pentingnya politik dalam kehidupan
sehari-hari. Ia menegaskan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan,
melainkan sarana untuk menentukan kebijakan yang berdampak langsung pada
pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Peserta
juga dibekali pemahaman mengenai ciri-ciri pemilih cerdas, antara lain tidak
golput, tidak mudah terpengaruh hoaks, menolak politik uang, serta memilih
berdasarkan program dan rekam jejak calon. Danang mengingatkan bahwa masa depan
daerah ditentukan oleh kualitas pilihan masyarakat saat menggunakan hak
pilihnya.
Sementara
itu, Komisioner KPU Purworejo Margaretha Ega Rindu memaparkan materi mengenai
tantangan dan peluang Pemilu Serentak. Ia menjelaskan bahwa meskipun tingkat
partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mencapai sekitar 81 persen, masih terdapat
berbagai tantangan teknis seperti kompleksitas surat suara, distribusi
logistik, serta perlunya peningkatan pemahaman pemilih untuk mengurangi suara
tidak sah.
Menurutnya,
pendidikan politik yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menciptakan
partisipasi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas. Generasi muda dan
perempuan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi di
masa depan.
Kegiatan
berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Melalui sosialisasi ini,
Kesbangpol Kabupaten Purworejo berharap semakin banyak perempuan yang memiliki
kesadaran politik, berani menyampaikan aspirasi, serta berpartisipasi aktif
dalam pembangunan daerah. Ke depan, pendidikan politik serupa diharapkan dapat
terus dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan guna memperkuat kualitas
demokrasi serta meningkatkan keterlibatan perempuan dalam berbagai proses
pembangunan di Kabupaten Purworejo.
.png)


