▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Kesbangpol Purworejo Dorong Perempuan Jadi Pemilih Cerdas dan Agen Demokrasi
- Dialog Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Jati Diri Bangsa Melalui Nilai-Nilai Pancasila
- BAZNAS dan Kodim 0708/Purworejo Perkuat Sinergi Optimalisasi Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pemkab Purworejo Tandatangani NPHD Hibah Ormas Tahun 2026
- Kupas Tuntas Pengelolaan Banpol
- Bupati Serahkan Bantuan Keuangan Parpol Tahun 2026
- Bakesbangpol Ikuti Rakor Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
- Jembatan Gantung Sungai Semawung Diresmikan, Perkuat Akses dan Perekonomian Warga
- Ribuan Peserta Meriahkan Bhayangkara Fun Run HUT Bhayangkara ke-80 di Purworejo
- Bakesbangpol Fasilitasi Pembentukan Paskibra Di 16 Kecamatan
Dialog Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Jati Diri Bangsa Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Keterangan Gambar : Dialog Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Jati Diri Bangsa Melalui Nilai-Nilai Pancasila
Purworejo – Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Dialog
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bertema “Jati Diri Bangsa Melalui
Nilai-Nilai Pancasila” pada Selasa (23/6/2026) di Pendopo Hotel Ganesa,
Purworejo. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur
masyarakat dan perwakilan suku di Kabupaten Purworejo ini berlangsung dengan
tertib dan penuh antusiasme.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Ahmad Jainudin, S.IP., M.M., Kepala Badan Kesbangpol Purworejo Puguh
Trihatmoko, S.H., M.H., Kabid Kesatuan Bangsa Nanang Agus Gutomo, S.E., M.M.,
Ketua FPK Purworejo Gus Takim, anggota FPK Slamet Riyadi, serta sejumlah tokoh
masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Purworejo yang dibacakan
oleh Ahmad Jainudin, ditegaskan bahwa tema penguatan jati diri bangsa melalui
nilai-nilai Pancasila sangat relevan di tengah tantangan kehidupan
bermasyarakat saat ini. Pancasila dinilai sebagai dasar negara sekaligus
pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Pancasila adalah milik seluruh bangsa
Indonesia yang harus dijaga dan diamalkan bersama. Keberagaman suku, agama,
budaya, dan latar belakang sosial yang dimiliki Purworejo harus menjadi
kekuatan pemersatu, bukan sumber perpecahan," ungkapnya.
Kepala Badan Kesbangpol Purworejo, Puguh
Trihatmoko, dalam paparannya menjelaskan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan
merupakan wadah strategis untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman
masyarakat. Melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan,
toleransi, dan gotong royong, diharapkan terwujud masyarakat Purworejo yang guyub
rukun, harmonis, dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua FPK Purworejo Gus Takim
menyoroti ancaman perpecahan bangsa yang kini hadir dalam bentuk hoaks, ujaran
kebencian, dan politik identitas. Ia mengajak masyarakat menerapkan konsep “3J”,
yaitu Jaga Pikiran dan Jempol, Jalin Silaturahmi, dan Jalankan
Peran Masing-Masing untuk menjaga ketenteraman dan persatuan masyarakat.
“Dulu musuh bangsa adalah penjajah, sekarang
musuh kita adalah perpecahan. Karena itu persatuan harus terus dijaga agar
Purworejo tetap tentrem dan Indonesia semakin kuat,” tegasnya.
Narasumber lainnya, Slamet Riyadi, mengajak
Generasi Z untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas moral di era digital.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai inovator, kreator, dan
agen perubahan yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.
Melalui dialog ini, peserta diajak memperkuat
pemahaman tentang pentingnya toleransi, gotong royong, musyawarah, dan
persatuan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Kegiatan juga menjadi sarana
mempererat hubungan antarwarga lintas suku, agama, dan budaya dalam rangka
menjaga kondusivitas daerah.
Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Purworejo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, khususnya generasi muda, guna menanamkan nilai-nilai Pancasila serta memperkokoh semangat persatuan dan pembauran kebangsaan menuju Purworejo Guyub Rukun
.png)


