Wujudkan Data Valid dan Tepat Sasaran
Bakesbangpol Ikuti Desk Verifikasi Pendampingan Desa Prioritas Penanggulangan Kemiskinan

By Administrator 03 Okt 2026, 06:15:45 WIB Pemerintahan
Wujudkan Data Valid dan Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Kasubag Perencanaan dan Keuangan sedang menyelaraskan data


PURWOREJO – (20/09/26) Dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Purworejo, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo mengikuti kegiatan Desk / Verifikasi Intervensi Pendampingan Perangkat Daerah kepada Desa/Kelurahan Prioritas. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapperida Kabupaten Purworejo ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Senin–Selasa, 28–29 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Bapperida.

Pelaksanaan pendampingan ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) Bupati Purworejo Nomor 100.3.3.2/505/2026 tentang Penetapan Lokasi Prioritas Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Purworejo. Berdasarkan SK tersebut, Bakesbangpol mendapatkan amanah untuk mendampingi 3 (tiga) desa lokasi prioritas, yaitu:

1.    Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen

2.    Desa Dlisenkulon, Kecamatan Pituruh

3.    Desa Kaligondang, Kecamatan Pituruh

Pelaksanaan desk dan verifikasi ini bertujuan untuk menyelaraskan data intervensi agar tidak terjadi selisih (discrepancy) antara Bapperida dan Bakesbangpol, sekaligus memastikan bahwa program intervensi yang disalurkan kepada warga maupun desa pendampingan benar-benar tepat sasaran.

Sebagai langkah awal, Bakesbangpol menggunakan data dasar hasil Cut Off Rapat Koordinasi tanggal 21 Juni 2026. Selanjutnya, Bakesbangpol melakukan verifikasi faktual secara langsung di lapangan untuk memastikan kevalidan dan keakuratan data warga penerima manfaat.

Bentuk pendampingan yang dilaksanakan oleh Bakesbangpol meliputi berbagai upaya konkret, di antaranya fasilitasi akses bantuan dari pihak ketiga - seperti dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR), bantuan dari donatur kelompok maupun perorangan - serta pendampingan dalam penyusunan administrasi. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong percepatan kemandirian ekonomi dan keandalan tata kelola di desa sasaran.