Bakesbangpol Purworejo Inisiasi FGD dan Konsultasi Penghitungan Indeks Ketahanan Nasional ke Lemhannas RI
Dukung Sasaran RPJMD 2025–2029 Kabupaten Purworejo

By Administrator 03 Okt 2026, 06:15:25 WIB Pemerintahan
Bakesbangpol Purworejo Inisiasi FGD dan Konsultasi Penghitungan Indeks Ketahanan Nasional ke Lemhannas RI

Keterangan Gambar : Kusnarni, MPd memimpin persiapan FGD


PURWOREJO – Dalam rangka memperkuat tata kelola pembangunan daerah serta mewujudkan pencapaian sasaran strategis Kabupaten Purworejo, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo menginisiasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan konsultasi teknis terkait penghitungan Indeks Ketahanan Nasional (IKN) langsung ke Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta.

Langkah strategis ini dilaksanakan untuk merespons dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purworejo Tahun 2025–2029 yang secara eksplisit mencantumkan Indeks Ketahanan Nasional (IKN) sebagai salah satu indikator dan sasaran utama daerah. Lemhannas RI sendiri merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang memiliki otoritas penuh dalam pengembangan metodologi, pedoman, serta pengukuran dan penghitungan IKN di Indonesia.

Dalam struktur pengukurannya, IKN mencakup 8 (delapan) gatra atau Astagatra (Gatra Geografi, Demografi, Sumber Daya Alam, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Pertahanan Keamanan). Dari delapan gatra tersebut, empat gatra diantaranya berkait  Ideologi, Politik, Ekonomi, dan Sosial Budaya (Ipoleksosbud) yang memiliki kaitan erat dengan tugas pokok, fungsi, serta tujuan/sasaran Bakesbangpol.

Guna mempersiapkan agenda penting tersebut, Bakesbangpol telah menggelar rapat persiapan internal pada Kamis, 1 Oktober 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Purworejo, Kusnaeni, M.Pd., serta diikuti oleh para Kepala Bidang dan staf teknis yang kompeten.

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati bahwa Bakesbangpol memohon pendampingan dari Bapperida Kabupaten Purworejo serta Asisten Administrasi Umum Sekda Purworejo (Asisten III). Rangkaian FGD dan konsultasi ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Lemhannas RI, Jakarta.

Secara lisan, koordinasi awal telah terjalin dan pihak Lemhannas RI menyambut baik serta menyatakan kesediaannya menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Purworejo, sekaligus menyiapkan jajaran narasumber ahli yang akan mendampingi proses FGD.

Sekretaris Bakesbangpol, Kusnaeni, M.Pd., menyampaikan bahwa Bakesbangpol saat ini tengah mempercepat penyelesaian administrasi formal, termasuk pengiriman surat permohonan tertulis ke Lemhannas RI, Bapperida, serta Asisten Administrasi Umum. Di samping itu, persiapan substansi materi teknis dan akomodasi perjalanan Purworejo–Jakarta juga dimatangkan.

"Salah satu target utama dari konsultasi dan FGD ini adalah memperoleh kepastian dan komitmen bahwa IKN serta Indeks Ipoleksosbud untuk Kabupaten Purworejo dapat dirilis secara berkala sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun selama periode RPJMD 2025–2029 maupun Renstra Bakesbangpol. Selain itu, kami ingin menggali secara mendalam variabel dan indikator penyusun IKN serta mengidentifikasi Perangkat Daerah mana saja yang kelak bertindak sebagai penyuplai data (data provider)," ujar Kusnaeni.

Melalui sinergi bersama Lemhannas RI dengan Pemerintah Daerah, diharapkan Kabupaten Purworejo memiliki basis data Ketahanan Nasional yang valid, terukur, dan akuntabel guna mendukung pengambilan kebijakan pembangunan daerah yang tangguh dan berkelanjutan.