▴Hut RI 81▴
- Semarak HUT TNI, Ratusan Warga Bersihkan Goa Seplawan
- Joxzin Bersholawat dan Peduli Bencana, Momentum Anniversary ke-4 Brigade Joxzin Purworejo
- Bakesbangpol Purworejo Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan Kantor yang ASRI
- Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat
- Petakan Daerah Rawan Bencana Sosial di Purworejo
- Rakor Forkopimda Purworejo Perkuat Sinergi Jelang Pilkades Serentak 2026–2027
- KPU Purworejo Gelar Bedah Buku, Dorong Penguatan Partai Politik Modern
- Lanal Cilacap Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah, Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
- Mediasi Dugaan Keracunan MBG di Guntur Capai Kesepakatan, SPPG Kaliboto 2 Ditutup Sementara
- Bekali Mental Juara, Kontingen Purworejo Siap Hadapi Porprov Jateng XVII 2026
Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat

Keterangan Gambar : Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat
Pemerintah
Kabupaten Purworejo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan
Kapasitas SDM Pengurus dan Takmir Masjid, Mushola serta Pondok Pesantren Tahun
2026, Kamis (24/9/2026) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Kegiatan dibuka
oleh Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., dan dihadiri Kaban Kesbangpol
Purworejo Puguh Trihatmoko, S.H., M.H., serta unsur terkait dengan peserta dari
pengurus masjid, mushola dan pondok pesantren.
Dari
perspektif Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten
Purworejo, peningkatan kapasitas pengelola lembaga keagamaan memiliki peran
penting dalam memperkuat ketahanan sosial, kerukunan umat beragama dan
kehidupan masyarakat yang harmonis. Masjid, mushola dan pondok pesantren tidak
hanya menjadi pusat ibadah dan pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki
potensi besar sebagai ruang pembinaan masyarakat, penguatan persatuan, serta
penyemaian nilai toleransi dan kebersamaan.
Bimtek
tersebut memberikan penguatan mengenai tata kelola lembaga yang tertib,
transparan dan akuntabel, pengelolaan sarana prasarana hibah, pemanfaatan
teknologi informasi, serta peningkatan peran sosial kemasyarakatan. Dalam
kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis hibah sarana dan
prasarana peribadatan serta pondok pesantren kepada 87 penerima dengan total
bantuan sekitar Rp4,9 miliar.
Bakesbangpol
memandang sinergi antara pemerintah daerah, pengurus lembaga keagamaan dan
masyarakat perlu terus diperkuat untuk menjaga suasana Purworejo yang aman,
guyub dan rukun. Dengan pengelolaan yang profesional serta peran sosial yang
semakin kuat, masjid, mushola dan pondok pesantren diharapkan dapat menjadi
bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat, memperkuat kerukunan
dan mendukung terwujudnya Purworejo yang religius serta kondusif.
.png)


