TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2025 Resmi Ditutup: Kolaborasi TNI, Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Pemerataan Pembangunan

By Administrator 07 Nov 2025, 11:16:00 WIB Kegiatan
TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2025 Resmi Ditutup: Kolaborasi TNI, Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Keterangan Gambar : MMD Sengkuyung Tahap IV TA 2025 Resmi Ditutup


Purworejo, 6 November 2025 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Kalinongko, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Upacara berlangsung khidmat pada Kamis (6/11) pukul 09.00 hingga 10.35 WIB dengan Inspektur Upacara Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I. selaku Komandan Kodim 0708/Purworejo.

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” dan diikuti sekitar 200 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, Satpol PP, Banser, serta masyarakat. Hadir pula perwakilan Forkopimda, jajaran dinas, tokoh masyarakat, dan lembaga mitra pembangunan daerah, termasuk unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menilai kegiatan ini sebagai bukti nyata sinergi antara pertahanan negara dan pembangunan kewilayahan.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, serta menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat.

Hasil Nyata untuk Masyarakat

Melalui program TMMD Sengkuyung tahap IV ini, telah terselesaikan berbagai sasaran fisik dan nonfisik, di antaranya:

  • Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 912 meter di Desa Kalinongko.
  • Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bantuan BAZNAS di Dusun Krajan.
  • Pembuatan Pos Kamling bantuan Bank Jateng di Dusun Gape.
  • Penyuluhan nonfisik meliputi cegah stunting, bela negara, pendidikan, dan tanggap bencana.

Selain itu, berbagai bantuan sosial juga disalurkan bagi masyarakat kurang mampu, antara lain dari Kementerian Agama, BAZNAS, PDAM, PLN, Perhutani, dan komunitas sosial.

Sinergi dan Gotong Royong

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo menilai TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan karakter bangsa. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam TMMD ini mencerminkan semangat bela negara dan kebersamaan. Inilah bentuk nyata ketahanan sosial dan politik masyarakat di daerah,” ungkapnya.

Dengan anggaran bersumber dari APBD Provinsi, Kabupaten, dan swadaya masyarakat senilai total Rp 373 juta, kegiatan ini juga melibatkan 98 personel gabungan TNI, Polri, dinas terkait, dan masyarakat.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan, pemotongan pita, serta peninjauan langsung hasil sasaran fisik. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.