▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Purworejo Siap Hadiri Rembug Jateng, Jajaran Pimpinan Daerah Bertolak ke Temanggung
- Kepala Bakesbangpol Hadiri Pembahasan RKPD 2027, Pemkab Purworejo Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik
- Paskibraka Purworejo Tuntaskan Tugas Upacaran Penuruan Hari Lahir Pancasila
- Paskibraka Purworejo Angkatan 2025 Tuntaskan Tugas Pengibaran dan Penurunan Bendera pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Khidmat, Pemkab Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahu 2026
- Paskibraka Purworejo Siap Bertugas, Masuki Masa Karantina Jelang Hari Lahir Pancasila 2026
- Jelang 1 Juni, Paskibraka Purworejo Intensifkan Pelatihan dan Pemantapan Formasi
- Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda
- Gladi Bersih Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Paskibraka Purworejo Tampilkan Kekompakan dan Disiplin
- Pelatihan Paskibraka Purworejo Kembali Digelar, Matangkan Formasi Jelang Hari Lahir Pancasila
Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar
Purworejo – Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi
Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 pada Selasa
(3/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di Aula Kecamatan Purworejo, Jalan WR
Supratman No. 431, Cangkreplor.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala
Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko,
ini dihadiri Kabid Kesatuan Bangsa Bambang Wisni, Kepala Subbag Perencanaan dan
Keuangan Lilik Setiawan, para guru pendamping, serta calon peserta seleksi
Paskibraka tingkat Kabupaten Purworejo.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan teks Pancasila, doa, sambutan,
penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan penutup.
Dalam sambutannya, Kaban Kesbangpol menegaskan
bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol
kedisiplinan, nasionalisme, kepemimpinan, dan karakter generasi muda.
“Paskibraka adalah putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas mulia
pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses seleksi tahun
2026 dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi
hingga nasional, serta menggunakan sistem aplikasi online guna menjamin
transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Sistem seleksi bersifat gugur,
sehingga peserta diminta cermat dalam melengkapi persyaratan administrasi.
Tahun ini, kuota Paskibraka Kabupaten Purworejo
sebanyak 30 orang, terdiri dari 16 putra dan 14 putri. Kesempatan mengikuti
seleksi hanya diberikan satu kali seumur hidup, yakni saat duduk di kelas X.
Sementara itu, Kabid Wasbang dalam arahannya
mengingatkan peserta untuk memahami seluruh informasi resmi dari panitia dan
tidak mudah percaya pada sumber yang tidak jelas. Peserta juga diminta teliti
dalam proses pengunggahan berkas agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa Paskibraka
merupakan kader bangsa yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Duplikat
Bendera Pusaka pada peringatan HUT Kemerdekaan RI serta Hari Lahir Pancasila.
Program ini bertujuan membentuk generasi calon pemimpin berkarakter Pancasila,
berjiwa nasionalis, disiplin, dan berintegritas.
Adapun persyaratan pendaftaran antara lain WNI,
pelajar kelas X, memenuhi ketentuan usia dan tinggi badan, memiliki nilai
akademik minimal baik, sehat jasmani rohani, serta mendapat izin tertulis dari
sekolah dan orang tua. Seleksi dilakukan secara berjenjang dari kabupaten
menuju provinsi hingga nasional.
Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib, aman,
dan lancar. Diharapkan melalui proses seleksi yang objektif dan transparan,
akan terpilih putra-putri terbaik Kabupaten Purworejo yang mampu membawa nama
baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
.png)


