▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar
Purworejo – Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi
Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 pada Selasa
(3/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di Aula Kecamatan Purworejo, Jalan WR
Supratman No. 431, Cangkreplor.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala
Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko,
ini dihadiri Kabid Kesatuan Bangsa Bambang Wisni, Kepala Subbag Perencanaan dan
Keuangan Lilik Setiawan, para guru pendamping, serta calon peserta seleksi
Paskibraka tingkat Kabupaten Purworejo.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan teks Pancasila, doa, sambutan,
penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan penutup.
Dalam sambutannya, Kaban Kesbangpol menegaskan
bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol
kedisiplinan, nasionalisme, kepemimpinan, dan karakter generasi muda.
“Paskibraka adalah putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas mulia
pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses seleksi tahun
2026 dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi
hingga nasional, serta menggunakan sistem aplikasi online guna menjamin
transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Sistem seleksi bersifat gugur,
sehingga peserta diminta cermat dalam melengkapi persyaratan administrasi.
Tahun ini, kuota Paskibraka Kabupaten Purworejo
sebanyak 30 orang, terdiri dari 16 putra dan 14 putri. Kesempatan mengikuti
seleksi hanya diberikan satu kali seumur hidup, yakni saat duduk di kelas X.
Sementara itu, Kabid Wasbang dalam arahannya
mengingatkan peserta untuk memahami seluruh informasi resmi dari panitia dan
tidak mudah percaya pada sumber yang tidak jelas. Peserta juga diminta teliti
dalam proses pengunggahan berkas agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa Paskibraka
merupakan kader bangsa yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Duplikat
Bendera Pusaka pada peringatan HUT Kemerdekaan RI serta Hari Lahir Pancasila.
Program ini bertujuan membentuk generasi calon pemimpin berkarakter Pancasila,
berjiwa nasionalis, disiplin, dan berintegritas.
Adapun persyaratan pendaftaran antara lain WNI,
pelajar kelas X, memenuhi ketentuan usia dan tinggi badan, memiliki nilai
akademik minimal baik, sehat jasmani rohani, serta mendapat izin tertulis dari
sekolah dan orang tua. Seleksi dilakukan secara berjenjang dari kabupaten
menuju provinsi hingga nasional.
Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib, aman,
dan lancar. Diharapkan melalui proses seleksi yang objektif dan transparan,
akan terpilih putra-putri terbaik Kabupaten Purworejo yang mampu membawa nama
baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
.png)


