▴Paskibraka 2025▴
- Launching 200 Titik Jembatan Garuda di Purworejo, Perkuat Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
- Launching SPPG Mudal, Dukung Program Pemenuhan Gizi bagi 1.050 Siswa di Purworejo
- Sinergi Hangat di Pendopo: Bupati dan Pengusaha Purworejo Santuni Ratusan Anak Yatim serta Disabilitas
- Perkuat Sinergi, Bupati Yuli Hastuti Gelar Tarawih Silaturahim di Desa Pekacangan
- Gema Sholawat dan Kreativitas Islami Warnai Kemeriahan \"Sedapnya Silaturahmi\" di Purworejo
- Perkuat Pertahanan, Kemhan Tinjau Lahan Strategis Yon TP di Purworejo
- Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan
- Rakor FKDM Purworejo Bahas Sinkronisasi Program dan Isu LP2B
- Pengetan Jumenengan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
- Kesbangpol Purworejo Dorong Partisipasi Politik Perempuan
Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar
Purworejo – Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi
Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 pada Selasa
(3/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di Aula Kecamatan Purworejo, Jalan WR
Supratman No. 431, Cangkreplor.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala
Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko,
ini dihadiri Kabid Kesatuan Bangsa Bambang Wisni, Kepala Subbag Perencanaan dan
Keuangan Lilik Setiawan, para guru pendamping, serta calon peserta seleksi
Paskibraka tingkat Kabupaten Purworejo.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan teks Pancasila, doa, sambutan,
penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan penutup.
Dalam sambutannya, Kaban Kesbangpol menegaskan
bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol
kedisiplinan, nasionalisme, kepemimpinan, dan karakter generasi muda.
“Paskibraka adalah putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas mulia
pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses seleksi tahun
2026 dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi
hingga nasional, serta menggunakan sistem aplikasi online guna menjamin
transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Sistem seleksi bersifat gugur,
sehingga peserta diminta cermat dalam melengkapi persyaratan administrasi.
Tahun ini, kuota Paskibraka Kabupaten Purworejo
sebanyak 30 orang, terdiri dari 16 putra dan 14 putri. Kesempatan mengikuti
seleksi hanya diberikan satu kali seumur hidup, yakni saat duduk di kelas X.
Sementara itu, Kabid Wasbang dalam arahannya
mengingatkan peserta untuk memahami seluruh informasi resmi dari panitia dan
tidak mudah percaya pada sumber yang tidak jelas. Peserta juga diminta teliti
dalam proses pengunggahan berkas agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa Paskibraka
merupakan kader bangsa yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Duplikat
Bendera Pusaka pada peringatan HUT Kemerdekaan RI serta Hari Lahir Pancasila.
Program ini bertujuan membentuk generasi calon pemimpin berkarakter Pancasila,
berjiwa nasionalis, disiplin, dan berintegritas.
Adapun persyaratan pendaftaran antara lain WNI,
pelajar kelas X, memenuhi ketentuan usia dan tinggi badan, memiliki nilai
akademik minimal baik, sehat jasmani rohani, serta mendapat izin tertulis dari
sekolah dan orang tua. Seleksi dilakukan secara berjenjang dari kabupaten
menuju provinsi hingga nasional.
Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib, aman,
dan lancar. Diharapkan melalui proses seleksi yang objektif dan transparan,
akan terpilih putra-putri terbaik Kabupaten Purworejo yang mampu membawa nama
baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
.png)


