Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Santri Nasional 2025 di Purworejo Sinergi Pemerintah dan PCNU Wujudkan Santri Sehat, Tangguh, dan Berdaya

By Administrator 27 Okt 2025, 15:07:10 WIB Kegiatan
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Santri Nasional 2025 di Purworejo Sinergi Pemerintah dan PCNU Wujudkan Santri Sehat, Tangguh, dan Berdaya

Purworejo – Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, ribuan warga Kabupaten Purworejo tumpah ruah di Alun-Alun Purworejo, Minggu (26/10/2025), untuk mengikuti Jalan Sehat Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Kegiatan yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo ini diikuti lebih dari 5.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat, ormas keagamaan, pelajar, hingga santri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si, mewakili Bupati Purworejo; Wakil Ketua DPRD Rohman, S.Sos; Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I; serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat, di antaranya Ketua PCNU KH. M. Haikal, S.Pd.I, Ketua Rois Syuriah PCNU KH. RM Dawud Maskuri, Ketua MUI KH. Hamid AK, S.Pd.I, dan Ketua FKUB KH. Habib Sholeh, S.Pd.I.

Acara diawali dengan senam NU oleh LP Ma’arif Purworejo yang pernah menjadi juara tingkat Jawa Tengah, dilanjutkan dengan sambutan, pelepasan peserta jalan sehat oleh Wakil Bupati, pelantikan pengurus UPZIS NU di seluruh ranting, serta hiburan dan pembagian door prize.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Purworejo KH. M. Haikal mengajak seluruh warga NU untuk terus memperkuat kiprah sosial dan keagamaan melalui lima pilar NU, yakni NU yang pintar, berdaya, sehat, damai, dan hijau. Ia menegaskan pentingnya gerakan koin NU sebagai upaya mandiri untuk mendukung program pendidikan, ekonomi umat, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi dalam sambutan Bupati yang dibacakannya menyampaikan apresiasi kepada PCNU dan seluruh pihak yang telah memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional.

“Hari Santri adalah momentum bersejarah yang mengingatkan kita pada perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan NKRI. Santri harus sehat jasmani, kuat rohani, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo terus berkomitmen bersinergi dengan pesantren, madrasah, dan keluarga besar NU dalam membangun masyarakat yang religius, sehat, cerdas, dan berkemajuan.

Jalan sehat yang menempuh rute Alun-Alun – Jl. Tjokronegoro – Urip Sumoharjo – Kol. Sugiono – Kepatihan – Wahid Hasyim – kembali ke Alun-Alun ini berlangsung aman dan tertib. Pengamanan kegiatan melibatkan lebih dari 200 personel gabungan dari TNI, Polri, Banser, Satpol PP, dan instansi teknis lainnya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo memandang kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta menumbuhkan semangat persatuan. Melalui momentum Hari Santri Nasional, diharapkan semangat santri yang sehat, tangguh, dan cinta tanah air semakin mengakar di Kabupaten Purworejo.