▴Hut RI 81▴
- Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan HUT Ke-61 Yonif 412/BES/6/2 Kostrad
- Pramuka Purworejo Mantapkan Langkah Dukung Swasembada Pangan
- PKPB Dapil Jateng VI Digelar di Purworejo, Perkuat Kapasitas dan Peran Kader Penggerak Bangsa
- Bakesbangpol dan Capaskab Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih
- Bakesbangpol Purworejo Bentuk Paskibra di 16 Kecamatan
- Marsela Agustin, Banggakan Purworejo
- Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
- Evaluasi Hari Ke-9 Capaskab Purworejo 2026
- Kawal Kaderisasi Pemimpin Berkarakter Pancasila
PKPB Dapil Jateng VI Digelar di Purworejo, Perkuat Kapasitas dan Peran Kader Penggerak Bangsa

Keterangan Gambar : PKPB Dapil Jateng VI Digelar di Purworejo, Perkuat Kapasitas dan Peran Kader Penggerak Bangsa
Kaderisasi
Nasional (LKN) DPP PKB, pengurus DPC PKB Purworejo, perwakilan Forkopimda,
tokoh NU, serta kader peserta.
Dalam
kegiatan tersebut, Tim LKN DPP PKB yang hadir antara lain KH. Abdul Mun’im DZ,
Kyai Abdul Rosyid Masykur, Sekretaris LKN MF Nurhuda Yusro, Fuad Bahari, dan
Gus Irfan Alawi. Hadir pula Ketua DPC PKB Purworejo Muhaimin PURWOREJO –
Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah
VI resmi dibuka di Pondok Pesantren Al Faham, Baledono, Kabupaten Purworejo,
Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang digelar selama dua hari, 14–15 Agustus 2026,
tersebut diikuti sekitar 100 kader.
Pembukaan
PKPB diselenggarakan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, Abdullah, dengan
menghadirkan jajaran Lembaga beserta jajaran, perwakilan Kapolres dan Kajari
Purworejo, anggota DPRD Purworejo Fraksi PKB, serta jajaran PCNU Purworejo.
PKPB
dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas, wawasan, militansi, kepemimpinan,
dan kepedulian sosial kader. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi
mengenai perjuangan NU, manhaj kenegaraan NU, serta analisis peta politik.
Sementara hari kedua diisi materi tata kelola sumber daya manusia, artikulasi
PKB, sanad perjuangan, hingga kegiatan penutup dan pelepasan peserta.
Dalam
sambutannya, Tim LKN DPP PKB menegaskan bahwa PKPB bukan sekadar pendidikan
organisasi, melainkan bagian dari proses membentuk kader yang memiliki karakter,
integritas, loyalitas, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Para kader
didorong untuk tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga mampu hadir di
tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta ikut memberikan solusi terhadap
berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
“Politik
harus menjadi sarana untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” demikian
salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain
meningkatkan kapasitas kader, peserta juga diajak menjaga persatuan,
kondusivitas, dan demokrasi yang sehat. Perbedaan pilihan politik dinilai
sebagai hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan
di tengah masyarakat.
Kegiatan
PKPB diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang adaptif menghadapi
perkembangan zaman, tetap berpegang pada nilai kebangsaan, keislaman,
kemanusiaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Seluruh
rangkaian kegiatan PKPB Dapil Jateng VI berlangsung aman, tertib, dan lancar,
serta ditutup dengan pelepasan peserta pada Sabtu (15/8/2026).
.png)


