▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Bakesbangpol dan Capaskab Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih
- Bakesbangpol Purworejo Bentuk Paskibra di 16 Kecamatan
- Marsela Agustin, Banggakan Purworejo
- Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
- Evaluasi Hari Ke-9 Capaskab Purworejo 2026
- Kawal Kaderisasi Pemimpin Berkarakter Pancasila
- Pengurus LPTQ Purworejo Masa Bakti 2026–2030 Dikukuhkan
- Bakesbangpol Purworejo Ikuti Peningkatan Kapasitas Petugas Input Harga Bapokting untuk Dukung Pengendalian Inflasi
- Ormas Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan dalam Saresehan Menjaga Purworejo Tetap Guyub Rukun
- Pendidikan dan Pelatihan Paskibra MAN Purworejo Perkuat Karakter dan Jiwa Nasionalisme Pelajar
Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Purworejo – Semangat dakwah yang
berpadu dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat mewarnai kegiatan Pengajian Hari
Bermuhammadiyah sekaligus Launching Keduren Kampung Aren yang diselenggarakan
di Rumah Ranting Muhammadiyah Keduren, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten
Purworejo, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.05
WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, akademisi,
serta masyarakat. Hadir di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa
Tengah KH. Dr. Tafsir, M.Ag., Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi,
Kapolres Purworejo, Dandim 0708/Purworejo, Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Purworejo, Ketua MUI Kabupaten Purworejo, Ketua Baznas Purworejo,
Rektor UMP Purworejo, jajaran Forkopimcam Purwodadi, Kepala Dinas Pertanian
Kabupaten Purworejo Bagas Adi Karyanto, S.Sos., M.M., perwakilan Balai Besar
Pelatihan Pertanian, BBWSO Yogyakarta, serta Kepala Desa Keduren Ahmad Sutopo.
Acara diawali dengan menyanyikan
Lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Purworejo, dilanjutkan
pembacaan ayat suci Al-Qur'an serta sambutan dari Kepala Desa Keduren dan Ketua
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Purworejo.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua
Asosiasi Aren Indonesia, Warsito, menyampaikan testimoni mengenai besarnya
potensi tanaman aren sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi
tinggi sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola
secara berkelanjutan.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi
Setiabudi dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Bupati
Purworejo berhalangan hadir. Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya
kegiatan tersebut sekaligus mengucapkan selamat atas peluncuran Keduren Kampung
Aren.
Menurutnya, pengembangan Kampung
Aren merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat
berbasis potensi lokal.
"Keduren diharapkan menjadi
sentra budidaya dan pengolahan aren yang mampu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat mendukung upaya pemberdayaan ekonomi
umat yang dilakukan Muhammadiyah bersama masyarakat," ujarnya.
Ia juga berharap Muhammadiyah
terus berperan aktif dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat melalui kegiatan
keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. Sinergi seluruh elemen
masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan Purworejo yang Guyub
Rukun, Religius, dan Sejahtera.
Sebagai bentuk kepedulian sosial,
sebelum sambutan Wakil Bupati dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim
dan kaum dhuafa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon aren
secara simbolis oleh Wakil Bupati Purworejo bersama Ketua Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Jawa Tengah sebagai tanda dimulainya pengembangan Keduren Kampung
Aren.
Puncak acara diisi dengan
Pengajian Akbar yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa
Tengah, KH. Dr. Tafsir, M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat Islam
untuk terus memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menjadikan
nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang maju,
mandiri, dan berkemajuan.
Seluruh rangkaian kegiatan
berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat hingga
berakhir pada pukul 12.10 WIB. Melalui peluncuran Keduren Kampung Aren,
diharapkan Desa Keduren mampu berkembang sebagai sentra budidaya dan pengolahan
aren yang tidak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi
contoh sinergi antara dakwah Islam dan pembangunan ekonomi berbasis potensi
lokal.
.png)


