Penguatan Bela Negara Bagi Guru PPPK Purworejo: Membangun Karakter dan Semangat Kebangsaan

By Administrator 30 Okt 2025, 07:07:19 WIB Kegiatan
Penguatan Bela Negara Bagi Guru PPPK Purworejo: Membangun Karakter dan Semangat Kebangsaan

Keterangan Gambar : Penguatan Bela Negara Bagi Guru PPPK Purworejo


Purworejo, 29 Oktober 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme dan memperkuat karakter aparatur pendidikan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Bela Negara bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Heroespark Bumi Perkemahan Desa Dungsari ini mengusung tema “Penguatan Bela Negara bagi Guru PPPK sebagai Garda Terdepan Pendidikan Karakter Bangsa.”

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Triwahyuni Wulansari, AP., M.AP. Turut hadir antara lain Plt Asisten I Ahmad Jainuddin, S.IP., MM., Plt Kepala Kesbangpol Agus Widiyamto, S.IP., M.Si., Kabid Kesatuan Bangsa Bambang Wisnu, HIS., A.P., serta jajaran Kodim 0708/Purworejo.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Staf Ahli, ditegaskan bahwa semangat bela negara bukan hanya soal kesiapan fisik, tetapi juga mental, moral, dan intelektual untuk menjaga keutuhan NKRI dan menegakkan nilai-nilai Pancasila. “Melalui pendidikan ini diharapkan tumbuh semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan karakter disiplin serta berintegritas tinggi di kalangan aparatur,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter ASN yang profesional dan berjiwa kebangsaan. “Sebagai garda terdepan pendidikan, guru PPPK memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kesbangpol Agus Widiyamto dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Bela Negara tahun ini mengalami efisiensi dari lima hari menjadi dua hari tanpa mengurangi substansi pembelajaran. Ia menegaskan pentingnya empat pilar kebangsaan — Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI Harga Mati — sebagai landasan moral dan ideologis bangsa.

“Di Kabupaten Purworejo terdapat tiga eks-narapidana terorisme yang masih dalam pemantauan. Karena itu, guru PPPK diharapkan berperan aktif menanamkan wawasan kebangsaan kepada para siswa untuk mencegah paham radikal di lingkungan pendidikan,” tegasnya.

Adapun narasumber Andang Nugraha Hatara Sutrisno, S.STP., M.Si. dari Bagian Kesra memberikan materi tentang Wawasan Kebangsaan bagi PPPK, mencakup kesadaran berbangsa, tanggung jawab terhadap pembangunan, serta penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati simbol negara, menghargai keberagaman, dan berpartisipasi aktif dalam menjaga persatuan.

Kegiatan berlangsung lancar dan tertib, dengan diikuti sekitar 100 peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi. Melalui pendidikan ini, diharapkan para guru PPPK dapat menjadi teladan dalam memperkuat karakter bangsa serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan di dunia pendidikan.