Pemkab Purworejo Sosialisasikan Kenaikan Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan

By Administrator 21 Okt 2025, 14:00:16 WIB Kegiatan
Pemkab Purworejo Sosialisasikan Kenaikan Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan

Keterangan Gambar : Pemkab Purworejo Sosialisasikan Kenaikan Insentif Guru Ngaji


Purworejo – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Purworejo mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Hibah Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Purworejo, Senin (20/10/2025) di Aula Kecamatan Purwodadi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH, didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setyabudi, S.I.Kom., M.Si., serta diikuti oleh 380 guru ngaji dan pengajar keagamaan dari Kecamatan Bagelen, Purwodadi, dan Ngombol. Hadir pula unsur Forkopimcam, perwakilan Kemenag, dan Ketua FKUB Purworejo.

Dalam laporannya, Kabag Kesra Setda Purworejo Andang Nugrahantara, S.STP., MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah sekaligus menyongsong peringatan Hari Santri Nasional. Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen memberikan perhatian kepada para guru ngaji dan pengajar lintas agama sebagai ujung tombak pembinaan moral dan kehidupan religius masyarakat.

Salah satu kebijakan penting yang disampaikan adalah kenaikan insentif bagi guru ngaji dan pengajar keagamaan dari semula Rp125.000 menjadi Rp175.000 per bulan mulai Maret 2026, yang bersumber dari APBD Kabupaten Purworejo.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH menegaskan bahwa peningkatan insentif ini merupakan wujud apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para pengajar keagamaan dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan religius.

“Guru ngaji dan pengajar keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat moral masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan kesejahteraan mereka terjamin agar dapat terus mengabdi dengan tenang dan tulus,” ujar Bupati.

Beliau juga menambahkan bahwa program “Religius Masyarakate” menjadi salah satu prioritas dalam visi Purworejo Berseri (Berdaya saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif), yang menekankan penguatan nilai-nilai keagamaan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Dari perspektif Badan Kesbangpol Purworejo, kegiatan ini selaras dengan upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama dan membangun sinergi lintas iman melalui peran aktif para guru ngaji serta pengajar Kristen dan Katolik dalam membina nilai-nilai toleransi dan kebangsaan di tingkat akar rumput.

Dengan semangat kebersamaan dan religiusitas, kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh Purworejo sebagai kabupaten yang rukun, berkeadaban, dan berketuhanan.