▴Paskibraka 2025▴
- Launching 200 Titik Jembatan Garuda di Purworejo, Perkuat Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
- Launching SPPG Mudal, Dukung Program Pemenuhan Gizi bagi 1.050 Siswa di Purworejo
- Sinergi Hangat di Pendopo: Bupati dan Pengusaha Purworejo Santuni Ratusan Anak Yatim serta Disabilitas
- Perkuat Sinergi, Bupati Yuli Hastuti Gelar Tarawih Silaturahim di Desa Pekacangan
- Gema Sholawat dan Kreativitas Islami Warnai Kemeriahan \"Sedapnya Silaturahmi\" di Purworejo
- Perkuat Pertahanan, Kemhan Tinjau Lahan Strategis Yon TP di Purworejo
- Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan
- Rakor FKDM Purworejo Bahas Sinkronisasi Program dan Isu LP2B
- Pengetan Jumenengan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
- Kesbangpol Purworejo Dorong Partisipasi Politik Perempuan
MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Teguhkan Sinergi Ulama dan Pemerintah Menuju Purworejo Religius dan Berkarakter

Keterangan Gambar : MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Purworejo — Dewan Pimpinan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo masa khidmah 2025–2030 resmi dikukuhkan
pada Kamis (6/11/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut
dirangkaikan dengan Halaqoh Ulama MUI se-Eks Karesidenan Kedu
mengusung tema “Sinergi MUI dan Pemerintah Daerah dalam Deklarasi Halal dan
Pengembangan Seni Budaya Islami untuk Mewujudkan Purworejo Religius dan
Berkarakter.”
Acara dihadiri oleh Bupati Purworejo Yuli
Hastuti, S.H., Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji,
M.Si., para tokoh ulama, pimpinan ormas Islam, serta jajaran
Forkopimda. Sekitar 200 peserta hadir dari berbagai daerah,
termasuk pengurus MUI se-Eks Karesidenan Kedu.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat
suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, dilanjutkan
pembacaan SK dan pengukuhan pengurus oleh Ketua MUI Jawa Tengah, serta tausiyah
oleh KH. Achmad Chalwani Nawawi.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Purworejo
KH. Ahmad Hamid AK, S.Pd.I. menyampaikan komitmennya untuk menjadikan
MUI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan
keagamaan kepada masyarakat. Ia juga membuka diri terhadap kritik dan masukan
demi kemajuan organisasi.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Tengah KH.
Ahmad Daroji berpesan agar MUI senantiasa beradaptasi dengan
perkembangan zaman. “Menuju Indonesia Emas 2045, MUI harus hadir membimbing umat,
menyiapkan generasi muda yang cerdas dan berakhlakul karimah. Ulama tidak boleh
lepas tangan terhadap perubahan zaman,” tegasnya.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti
dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial,
tetapi momentum memperkuat peran MUI sebagai khadimul ummah — pelayan
umat dan mitra pemerintah. “MUI memiliki tanggung jawab besar dalam membina
kerukunan, menjaga moderasi beragama, serta menjadi penyejuk di tengah
masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Purworejo
berkomitmen menjadikan MUI sebagai wadah yang inklusif dan bersinergi dengan
seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Purworejo yang religius dan
berkarakter.
Adapun susunan pengurus MUI Kabupaten Purworejo
masa khidmah 2025–2030 adalah sebagai berikut:
·
Ketua: KH. Ahmad Hamid AK,
S.Pd.I.
·
Sekretaris: Dr. H. Uan Abdul
Hanan, S.Ag.
·
Bendahara: H. Herman Susilo,
S.Pd., M.Pd.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh
kekeluargaan, menandai awal semangat baru dalam membangun sinergi antara ulama
dan pemerintah daerah menuju masyarakat Purworejo yang religius, harmonis, dan
berkarakter kuat.
.png)


