▴Hakordia 2025▴
- Merti Desa Purbayan, Wabup Dion Tegaskan Komitmen Perbaikan Infrastruktur Berkelanjutan
- Wabup Dion Hadiri Pisah Sambut Kapolres Purworejo, Apresiasi Sinergi yang Terbangun
- Wabup Purworejo Tegaskan Pembangunan SDM Sejalan dengan Infrastruktur
- Pisah Sambut Dandim dan Kapolres, Perkuat Sinergi Forkopimda Purworejo
- Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Meriahkan HAB ke-80 Kementerian Agama di Purworejo
- Tradisi Lepas Sambut Dandim 0708/Purworejo Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
- Rapat Koordinasi Hari Jadi ke-195 Purworejo Matangkan Rangkaian Kegiatan Tahun 2026
- Natal Bersama Umat Kristiani Purworejo Perkuat Toleransi dan Persaudaraan
- Polres Purworejo Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026
- Mediasi Kolam Renang Combatama Butuh: Pemilik Siap Urus Izin Karaoke dan Patuhi Aturan
MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Teguhkan Sinergi Ulama dan Pemerintah Menuju Purworejo Religius dan Berkarakter

Keterangan Gambar : MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Purworejo — Dewan Pimpinan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo masa khidmah 2025–2030 resmi dikukuhkan
pada Kamis (6/11/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut
dirangkaikan dengan Halaqoh Ulama MUI se-Eks Karesidenan Kedu
mengusung tema “Sinergi MUI dan Pemerintah Daerah dalam Deklarasi Halal dan
Pengembangan Seni Budaya Islami untuk Mewujudkan Purworejo Religius dan
Berkarakter.”
Acara dihadiri oleh Bupati Purworejo Yuli
Hastuti, S.H., Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji,
M.Si., para tokoh ulama, pimpinan ormas Islam, serta jajaran
Forkopimda. Sekitar 200 peserta hadir dari berbagai daerah,
termasuk pengurus MUI se-Eks Karesidenan Kedu.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat
suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, dilanjutkan
pembacaan SK dan pengukuhan pengurus oleh Ketua MUI Jawa Tengah, serta tausiyah
oleh KH. Achmad Chalwani Nawawi.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Purworejo
KH. Ahmad Hamid AK, S.Pd.I. menyampaikan komitmennya untuk menjadikan
MUI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan
keagamaan kepada masyarakat. Ia juga membuka diri terhadap kritik dan masukan
demi kemajuan organisasi.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Tengah KH.
Ahmad Daroji berpesan agar MUI senantiasa beradaptasi dengan
perkembangan zaman. “Menuju Indonesia Emas 2045, MUI harus hadir membimbing umat,
menyiapkan generasi muda yang cerdas dan berakhlakul karimah. Ulama tidak boleh
lepas tangan terhadap perubahan zaman,” tegasnya.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti
dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial,
tetapi momentum memperkuat peran MUI sebagai khadimul ummah — pelayan
umat dan mitra pemerintah. “MUI memiliki tanggung jawab besar dalam membina
kerukunan, menjaga moderasi beragama, serta menjadi penyejuk di tengah
masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Purworejo
berkomitmen menjadikan MUI sebagai wadah yang inklusif dan bersinergi dengan
seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Purworejo yang religius dan
berkarakter.
Adapun susunan pengurus MUI Kabupaten Purworejo
masa khidmah 2025–2030 adalah sebagai berikut:
·
Ketua: KH. Ahmad Hamid AK,
S.Pd.I.
·
Sekretaris: Dr. H. Uan Abdul
Hanan, S.Ag.
·
Bendahara: H. Herman Susilo,
S.Pd., M.Pd.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh
kekeluargaan, menandai awal semangat baru dalam membangun sinergi antara ulama
dan pemerintah daerah menuju masyarakat Purworejo yang religius, harmonis, dan
berkarakter kuat.
.png)


