▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Menko Pangan Tinjau Pasar Murah dan KNMP di Purworejo, Dorong Kesejahteraan Petani-Nelayan

Keterangan Gambar : Menko Pangan Tinjau Pasar Murah dan KNMP di Purworejo, Dorong Kesejahteraan Petani-Nelayan
Purworejo – Menteri Koordinator Bidang
Pangan Republik Indonesia, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Menteri
Kelautan dan Perikanan Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., melaksanakan kunjungan
kerja di Kabupaten Purworejo, Selasa (23/12/2025). Kunjungan sejak pukul 08.00
hingga 15.40 WIB itu diikuti sekitar 300 peserta dan difokuskan untuk meninjau
pasar murah serta pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Rangkaian kegiatan diawali dari Desa Kerep,
Kecamatan Kemiri, sebelum rombongan melanjutkan peninjauan ke wilayah Kebumen
dan kembali ke Purworejo. Di KNMP Kertojayan, Kecamatan Grabag, Menko Pangan
disambut Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Ketua DPRD Tunaryo, unsur
Forkopimda, serta perwakilan nelayan setempat.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan
komitmen pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Natal dan
Tahun Baru melalui gelaran pasar murah. Pemerintah, kata dia, juga memberikan
subsidi hingga 50 persen untuk harga beras guna meringankan beban masyarakat.
Menko Pangan juga menyampaikan bahwa Kementerian
Kelautan dan Perikanan akan membangun 100 KNMP di Jawa Tengah. Program ini
diharapkan mampu memperkuat ekonomi nelayan, memperbaiki rantai distribusi
hasil laut, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir.
Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan Bendungan
Siwatu dan dialog “Rembug Tani” di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Grabag. Dalam
forum tersebut, Zulkifli Hasan menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar
pemerintah fokus mewujudkan swasembada pangan nasional, tidak hanya pada beras
dan jagung, tetapi juga sumber protein seperti ikan, telur, daging, dan susu
untuk pemenuhan gizi masyarakat.
“Jika produksi pangan meningkat, maka
kesejahteraan petani dan nelayan juga harus meningkat. Harga gabah, pupuk,
irigasi, dan distribusi menjadi perhatian utama pemerintah,” tegasnya.
Pada sore hari, rombongan meninjau pasar murah di
Desa Rejosari dan Desa Ketawang, berdialog langsung dengan petani, sebelum
mengakhiri kunjungan di KNMP Jatimalang, Kecamatan Purwodadi. Di lokasi
tersebut, Menko Pangan menyampaikan rencana pembangunan fasilitas pengawetan
ikan agar hasil tangkapan nelayan lebih awet dan bernilai tambah.
“Kami hadir di Purworejo untuk memastikan nelayan
dan petani semakin makmur. KNMP dibangun sebagai sarana memperkuat ekonomi
rakyat,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen
pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan sektor pangan, perikanan, dan
pertanian di daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten
Purworejo.
.png)


