▴Hut RI 81▴
- Bakesbangpol Purworejo Inisiasi FGD dan Konsultasi Penghitungan Indeks Ketahanan Nasional ke Lemhannas RI
- Bakesbangpol dan FKUB Sepakat Cukupi Temuan Hibah
- Wujudkan Data Valid dan Tepat Sasaran
- Rakor Pengawasan PDPB Triwulan III, Bawaslu Purworejo Dorong Akurasi Data Pemilih
- Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI, Momentum Mengenang Jasa Para Pahlawan
- Semarak HUT TNI, Ratusan Warga Bersihkan Goa Seplawan
- Joxzin Bersholawat dan Peduli Bencana, Momentum Anniversary ke-4 Brigade Joxzin Purworejo
- Bakesbangpol Purworejo Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan Kantor yang ASRI
- Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat
- Petakan Daerah Rawan Bencana Sosial di Purworejo
Banser–Ansor Purworejo Berangkat ke Cirebon Ikuti Apel Kebangsaan 10.000 Banser

Keterangan Gambar : Banser–Ansor Purworejo Berangkat ke Cirebon Ikuti Apel Kebangsaan 10.000 Banser
PURWOREJO — Sekitar 200 anggota Barisan Ansor
Serbaguna (Banser) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo
diberangkatkan menuju Plataran Makam Sunan Gunung Djati, Cirebon, Jawa Barat,
Senin malam (22/12/2025). Keberangkatan ini dalam rangka mengikuti Apel
Kebangsaan 10.000 Banser untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru)
sekaligus Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award 2025.
Pemberangkatan berlangsung di halaman Gedung PCNU
Purworejo, Jalan KH Zarkasi, Lugosobo, Kecamatan Gebang, mulai pukul 21.00
hingga 23.15 WIB. Kegiatan dipimpin Komandan Satkorcab Banser Purworejo, Hari
Raharjo, dan dihadiri Ketua PC GP Ansor Purworejo, H.M. Tashilul Manasik,
beserta jajaran pengurus.
Dalam arahannya, Hari Raharjo menegaskan bahwa
keberangkatan ini merupakan instruksi mendadak dari pimpinan pusat. Meski
demikian, pihaknya memastikan kesiapan personel yang berangkat sebagai
perwakilan Banser Purworejo. Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar
kendaraan, kepatuhan terhadap koordinator, serta kewaspadaan dan keselamatan
selama perjalanan.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Purworejo, H.M.
Tashilul Manasik, mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan amanah organisasi
dengan menjaga akhlak, ketertiban, kekompakan, dan keamanan di mana pun berada.
“Tunjukkan bahwa Ansor dan Banser mampu menjadi teladan,” pesannya.
Rombongan diberangkatkan menggunakan empat unit
bus dan satu unit ambulans sebagai kendaraan pendukung. Apel Kebangsaan ini
tidak hanya bertujuan memperkuat kesiapsiagaan Banser dalam pengamanan Nataru,
tetapi juga menjadi momentum pemberian Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award 2025,
sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Riyanto, anggota Banser yang gugur
saat berupaya menyelamatkan umat di Gereja Eben Haezer, Mojokerto, pada malam
Natal tahun 2000.
Keberangkatan ini sekaligus menjadi ajang
mempererat silaturahmi dan soliditas antaranggota Banser dari berbagai daerah
dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan.
.png)


