▴Paskibraka▴
- Bakesbangpol dan Capaskab Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih
- Bakesbangpol Purworejo Bentuk Paskibra di 16 Kecamatan
- Marsela Agustin, Banggakan Purworejo
- Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
- Evaluasi Hari Ke-9 Capaskab Purworejo 2026
- Kawal Kaderisasi Pemimpin Berkarakter Pancasila
- Pengurus LPTQ Purworejo Masa Bakti 2026–2030 Dikukuhkan
- Bakesbangpol Purworejo Ikuti Peningkatan Kapasitas Petugas Input Harga Bapokting untuk Dukung Pengendalian Inflasi
- Ormas Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan dalam Saresehan Menjaga Purworejo Tetap Guyub Rukun
- Pendidikan dan Pelatihan Paskibra MAN Purworejo Perkuat Karakter dan Jiwa Nasionalisme Pelajar
Banser–Ansor Purworejo Berangkat ke Cirebon Ikuti Apel Kebangsaan 10.000 Banser

Keterangan Gambar : Banser–Ansor Purworejo Berangkat ke Cirebon Ikuti Apel Kebangsaan 10.000 Banser
PURWOREJO — Sekitar 200 anggota Barisan Ansor
Serbaguna (Banser) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo
diberangkatkan menuju Plataran Makam Sunan Gunung Djati, Cirebon, Jawa Barat,
Senin malam (22/12/2025). Keberangkatan ini dalam rangka mengikuti Apel
Kebangsaan 10.000 Banser untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru)
sekaligus Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award 2025.
Pemberangkatan berlangsung di halaman Gedung PCNU
Purworejo, Jalan KH Zarkasi, Lugosobo, Kecamatan Gebang, mulai pukul 21.00
hingga 23.15 WIB. Kegiatan dipimpin Komandan Satkorcab Banser Purworejo, Hari
Raharjo, dan dihadiri Ketua PC GP Ansor Purworejo, H.M. Tashilul Manasik,
beserta jajaran pengurus.
Dalam arahannya, Hari Raharjo menegaskan bahwa
keberangkatan ini merupakan instruksi mendadak dari pimpinan pusat. Meski
demikian, pihaknya memastikan kesiapan personel yang berangkat sebagai
perwakilan Banser Purworejo. Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar
kendaraan, kepatuhan terhadap koordinator, serta kewaspadaan dan keselamatan
selama perjalanan.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Purworejo, H.M.
Tashilul Manasik, mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan amanah organisasi
dengan menjaga akhlak, ketertiban, kekompakan, dan keamanan di mana pun berada.
“Tunjukkan bahwa Ansor dan Banser mampu menjadi teladan,” pesannya.
Rombongan diberangkatkan menggunakan empat unit
bus dan satu unit ambulans sebagai kendaraan pendukung. Apel Kebangsaan ini
tidak hanya bertujuan memperkuat kesiapsiagaan Banser dalam pengamanan Nataru,
tetapi juga menjadi momentum pemberian Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award 2025,
sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Riyanto, anggota Banser yang gugur
saat berupaya menyelamatkan umat di Gereja Eben Haezer, Mojokerto, pada malam
Natal tahun 2000.
Keberangkatan ini sekaligus menjadi ajang
mempererat silaturahmi dan soliditas antaranggota Banser dari berbagai daerah
dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan.
.png)


