Bakesbangpol Purworejo Dukung Pelestarian Seni Tradisional Lewat Gelar Apresiasi Seni Kerakyatan 2025

By Administrator 27 Okt 2025, 15:00:41 WIB Kegiatan
Bakesbangpol Purworejo Dukung Pelestarian Seni Tradisional Lewat Gelar Apresiasi Seni Kerakyatan 2025

Purworejo – Dalam rangka memperkuat pelestarian kesenian tradisional daerah, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar “Apresiasi Seni Kerakyatan 2025” pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025, di panggung depan Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Jalan Urip Sumoharjo No. 4 Purworejo. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-77 DPRD Kabupaten Purworejo.

Acara yang berlangsung meriah sejak pukul 19.30 hingga 23.50 WIB tersebut dihadiri sekitar 500 penonton dan diwarnai dengan penampilan enam finalis terbaik dari berbagai kecamatan. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT, M.Kes mewakili Bupati Purworejo, Ketua DPRD Purworejo Tunaryo, S.Sos, Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I., serta jajaran Forkopimda, camat se-Kabupaten Purworejo, kepala OPD, dan anggota DPRD.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Tunaryo, S.Sos menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wujud apresiasi terhadap kreativitas masyarakat dan semangat pelestarian budaya lokal. Ia menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak akan lengkap tanpa pembangunan kebudayaan. “Seni dan budaya adalah cermin kehidupan masyarakat. Di dalamnya ada nilai, semangat gotong royong, dan jati diri yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo yang diwakili Sekda dr. Tolkha Amaruddin menekankan bahwa seni merupakan identitas dan jati diri daerah. Ia mengapresiasi kerja keras para pelaku seni, sanggar, dan komunitas budaya yang terus menjaga warisan leluhur. “Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Purworejo melalui jalur kebudayaan,” ujarnya.

Enam finalis tampil memukau dengan berbagai kesenian tradisional seperti Kuda Lumping, Kuda Kepang, dan Dolalak, mewakili 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Bagelen dengan kelompok Kuda Lumping Turonggo Seto Desa Piji berhasil meraih Juara I, disusul Ngombol sebagai Juara II, dan Banyuurip sebagai Juara III.

Acara berlangsung tertib dengan pengamanan dari TNI (10 personel), Polri (30 personel), dan Satpol PP (8 personel).

Dari sudut pandang Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan budaya dan persatuan masyarakat. Melalui seni, nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan cinta tanah air dapat terus ditanamkan di tengah masyarakat.

Bakesbangpol menilai bahwa Gelar Apresiasi Seni Kerakyatan patut dijadikan agenda tahunan, agar para pelaku seni semakin bersemangat berkarya dan melestarikan kebudayaan daerah. Acara ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemkab dan DPRD Purworejo dalam menjaga warisan seni tradisional sebagai bagian dari karakter dan identitas bangsa.

Purworejo Berseri — Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif melalui seni dan budaya.