▴Paskibraka▴
- Bakesbangpol dan Capaskab Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih
- Bakesbangpol Purworejo Bentuk Paskibra di 16 Kecamatan
- Marsela Agustin, Banggakan Purworejo
- Muhammadiyah Luncurkan Keduren Kampung Aren, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
- Evaluasi Hari Ke-9 Capaskab Purworejo 2026
- Kawal Kaderisasi Pemimpin Berkarakter Pancasila
- Pengurus LPTQ Purworejo Masa Bakti 2026–2030 Dikukuhkan
- Bakesbangpol Purworejo Ikuti Peningkatan Kapasitas Petugas Input Harga Bapokting untuk Dukung Pengendalian Inflasi
- Ormas Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan dalam Saresehan Menjaga Purworejo Tetap Guyub Rukun
- Pendidikan dan Pelatihan Paskibra MAN Purworejo Perkuat Karakter dan Jiwa Nasionalisme Pelajar
Bakesbangpol Dorong Penguatan Sinergi di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Purworejo 2026

Keterangan Gambar : Bakesbangpol Dorong Penguatan Sinergi di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Purworejo 2026
Purworejo – Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026
berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Purworejo, Senin (27/4/2026) pagi.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kemandirian
dan pembangunan daerah.
Bupati Purworejo yang diwakili Sekretaris Daerah, Suranto, ST., S.Sos., MPA,
bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula jajaran Asisten Setda, para
kepala OPD, camat, serta unsur pemerintahan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati
menegaskan bahwa tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah telah menjadi fondasi
kuat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih mandiri, efektif, dan
responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”,
peringatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bersama
untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Dari sisi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), momentum ini
dipandang strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Bakesbangpol
menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, swasta,
dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan
yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, optimalisasi potensi daerah juga menjadi perhatian utama. Dengan
pengelolaan sumber daya yang tepat, Purworejo diharapkan mampu meningkatkan
kemandirian fiskal serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
Upacara yang diawali dengan pembacaan sejarah otonomi daerah, dilanjutkan
penghormatan pasukan, amanat inspektur upacara, hingga doa penutup ini
berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Melalui peringatan ini, Bakesbangpol mendorong agar semangat otonomi daerah
terus dijaga sebagai motor penggerak reformasi birokrasi, penguatan persatuan,
serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purworejo.
.png)


