Apel Gladi Lapang Tsunami 2025 di Purworejo, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Selatan Jawa

By Administrator 14 Nov 2025, 16:22:10 WIB Kegiatan
Apel Gladi Lapang Tsunami 2025 di Purworejo, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Selatan Jawa

Keterangan Gambar : Apel Gladi Lapang Tsunami 2025 di Purworejo


Purworejo, 13 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama BPBD menggelar Apel Gladi Lapang Tsunami 2025 di Lapangan Desa Jogoresan, Kecamatan Purwodadi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.20 hingga 09.00 WIB itu diikuti sekitar 300 peserta dari unsur TNI-Polri, relawan, instansi terkait, pelajar, serta masyarakat lima desa pesisir.

Apel dipimpin langsung oleh Pj Sekda Purworejo, dr. Tolkah Amaruddin, Sp.THT., M.Kes selaku Pembina Apel, dengan Lettu Laut (S) Teguh Arisdiyanto sebagai Komandan Apel dan Kapten CPM Sutiyono sebagai Perwira Apel. Apel dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda, pimpinan instansi, relawan, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam amanat yang membacakan sambutan Bupati Purworejo, Pj Sekda menegaskan bahwa kawasan pesisir selatan Purworejo memiliki potensi kerawanan tinggi akibat aktifnya zona megathrust di selatan Jawa. Oleh karena itu, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi aspek penting dalam mengurangi risiko bencana.

“Gladi lapang ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi latihan nyata untuk menguji sistem peringatan dini, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan masyarakat mengenali jalur evakuasi,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI-Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat Jogoresan sebagai bukti kuatnya ketangguhan komunitas dalam menghadapi potensi bencana tsunami.

Peserta apel terdiri dari tiga satuan setingkat kompi (SSK):

·        SSK gabungan TNI-Polri dan BPBD

·        SSK gabungan SAR, Dinporapar, relawan, Banser, dan pelajar

·        SSK gabungan PMI dan masyarakat dari lima desa pesisir: Jogoresan, Jogoboyo, Gedangan, Karanganyar, dan Watukuro

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lapangan yang dirancang untuk menguji kecepatan respon, alur evakuasi, serta koordinasi antar-unit. Simulasi berjalan aman dan lancar, dengan antusiasme tinggi dari warga dan relawan.

Melalui gladi lapang ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap upaya mitigasi bencana semakin kuat, sinergi antar-instansi semakin solid, dan masyarakat semakin siap menghadapi potensi tsunami di masa depan.