▴Paskibraka 2025▴
- Apel Pagi Perdana Mei, Kesbangpol Purworejo Tekankan Disiplin dan Efisiensi
- Halal Bihalal dan Pelantikan PWI–LS Purworejo, Perkuat Silaturahmi dan Kaderisasi
- Gathering Akbar Yayasan Embun Surga, Perkuat Sinergi untuk Purworejo Guyub Rukun
- Upacara Hardiknas 2026 di Purworejo, Teguhkan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Rakor FPK Purworejo Bahas Inovasi Pembauran Kebangsaan 2026
- Tahap Akhir Seleksi Calon Paskibaraka Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pemkab Matangkan Festival Senam 2026, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bugar
- BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
- Pembinaan RT/RW Pituruh, Bupati Dorong Pelayanan Responsif dan Transparan
- Rapat Paripurna DPRD Purworejo Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025
Upacara Hardiknas 2026 di Purworejo, Teguhkan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Keterangan Gambar : Upacara Hardiknas 2026 di Purworejo, Teguhkan Komitmen Pendidikan Bermutu
Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo
menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada
Sabtu (2/5/2026) pagi di halaman Sekretariat Daerah, Jalan Proklamasi No. 2.
Kegiatan yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan
Bermutu untuk Semua” ini diikuti sekitar 250 peserta dari unsur OPD, PGRI,
pelajar SMA/SMK, SMP, hingga Pramuka.
Bupati Purworejo diwakili Sekretaris Daerah,
Suranto, ST., S.Sos., MPA, bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula
jajaran pejabat daerah, antara lain Asisten Pemerintahan Ahmad Jainudin, S.IP.,
MM, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Budi Wibowo, S.Sos., M.Si, para
staf ahli bupati, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian
kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan UUD
1945, hingga penyampaian amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan
oleh Sekda.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hardiknas
menjadi momentum refleksi untuk memperkuat semangat pendidikan yang
memanusiakan manusia, berlandaskan nilai asah, asih, dan asuh
sebagaimana diajarkan Ki Hajar Dewantara. Pendidikan juga diposisikan sebagai
kunci membangun sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar
dan Menengah terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pendekatan Deep
Learning dengan lima kebijakan strategis, yakni revitalisasi dan
digitalisasi sekolah, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan
karakter peserta didik, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan
akses pendidikan yang inklusif.
Upacara ini menjadi pengingat pentingnya sinergi
antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan menguatkan tiga
pilar utama—mindset, mental, dan misi—diharapkan cita-cita
menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua dapat terwujud, menuju Indonesia
yang lebih cerdas, maju, dan bermartabat.
.png)


