▴Paskibraka 2025▴
- Rakor FPK Purworejo Bahas Inovasi Pembauran Kebangsaan 2026
- Tahap Akhir Seleksi Calon Paskibaraka Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pemkab Matangkan Festival Senam 2026, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bugar
- BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
- Pembinaan RT/RW Pituruh, Bupati Dorong Pelayanan Responsif dan Transparan
- Rapat Paripurna DPRD Purworejo Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bakesbangpol Dorong Penguatan Sinergi di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Purworejo 2026
- Ribuan Anak RA Ikuti Manasik Haji For Kids di Alun-Alun Purworejo
- Coffee Morning Kodim 0708/Purworejo, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Stabilitas Daerah
- Latihan Sispamkota Polres Purworejo Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Konflik Sosial
BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik

Keterangan Gambar : BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Kabupaten Purworejo resmi meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi melalui Warung
Z-Mart, Selasa (28/4/2026), di RW 01 Kelurahan Kledung Kradenan,
Kecamatan Banyuurip. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini
dihadiri sekitar 70 undangan dari unsur pemerintah, BAZNAS, hingga pelaku UMKM.
Peluncuran ditandai dengan pemotongan pita dan
dihadiri perwakilan Bupati Purworejo, jajaran Forkopimcam, Kepala Kemenag,
pimpinan BAZNAS, serta masyarakat setempat. Program ini menjadi langkah nyata
dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha warung
kelontong.
Ketua BAZNAS Purworejo, KH. Hamid AK,
menyampaikan bahwa program Z-Mart diharapkan mampu mendorong para penerima
manfaat (mustahik) untuk mengembangkan usaha secara mandiri hingga ke depan
dapat bertransformasi menjadi muzakki. Ia juga mengapresiasi dukungan BAZNAS RI
dan berbagai pihak sehingga jumlah penerima manfaat mencapai 40 pelaku usaha.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS RI menegaskan
bahwa program Z-Mart di Purworejo mendapat alokasi dana sebesar Rp320 juta,
hasil kolaborasi antara BAZNAS pusat dan daerah. Program ini tidak hanya
memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan usaha, perbaikan warung,
serta pelatihan manajemen sederhana.
Dalam sambutan Bupati Purworejo yang dibacakan
oleh Sekda, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS
dalam mengelola zakat secara produktif. Program Z-Mart dinilai sejalan dengan
visi pembangunan daerah, yakni meningkatkan kesejahteraan dan daya saing
masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dengan adanya Z-Mart, diharapkan warung kelontong
milik masyarakat dapat berkembang, meningkatkan omzet, serta menjadi penggerak
ekonomi di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan
masyarakat pun menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan ini.
.png)


