BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik

By Administrator 28 Apr 2026, 12:25:02 WIB Kegiatan
BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik

Keterangan Gambar : BAZNAS Purworejo Luncurkan Program Z-Mart, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik


Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo resmi meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi melalui Warung Z-Mart, Selasa (28/4/2026), di RW 01 Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini dihadiri sekitar 70 undangan dari unsur pemerintah, BAZNAS, hingga pelaku UMKM.

Peluncuran ditandai dengan pemotongan pita dan dihadiri perwakilan Bupati Purworejo, jajaran Forkopimcam, Kepala Kemenag, pimpinan BAZNAS, serta masyarakat setempat. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha warung kelontong.

Ketua BAZNAS Purworejo, KH. Hamid AK, menyampaikan bahwa program Z-Mart diharapkan mampu mendorong para penerima manfaat (mustahik) untuk mengembangkan usaha secara mandiri hingga ke depan dapat bertransformasi menjadi muzakki. Ia juga mengapresiasi dukungan BAZNAS RI dan berbagai pihak sehingga jumlah penerima manfaat mencapai 40 pelaku usaha.

Sementara itu, perwakilan BAZNAS RI menegaskan bahwa program Z-Mart di Purworejo mendapat alokasi dana sebesar Rp320 juta, hasil kolaborasi antara BAZNAS pusat dan daerah. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan usaha, perbaikan warung, serta pelatihan manajemen sederhana.

Dalam sambutan Bupati Purworejo yang dibacakan oleh Sekda, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam mengelola zakat secara produktif. Program Z-Mart dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dengan adanya Z-Mart, diharapkan warung kelontong milik masyarakat dapat berkembang, meningkatkan omzet, serta menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat pun menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan ini.