▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Tiga Menteri Tinjau KDMP Dukuhrejo, Dorong Ekonomi Kerakyatan di Purworejo

Keterangan Gambar : Tiga Menteri Tinjau KDMP Dukuhrejo, Dorong Ekonomi Kerakyatan di Purworejo
Purworejo — Pemerintah pusat menegaskan
komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah
Putih (KDMP). Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Menteri
Sosial RI, Menteri Koperasi RI, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan
Kemiskinan (BP Taskin) di KDMP Desa Dukuhrejo, Kecamatan
Bayan, Kabupaten Purworejo, Sabtu (14/2/2026) pukul 15.54–17.00 WIB.
Rombongan dipimpin Menteri Sosial
Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono,
dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, didampingi Wakil
Menteri Sosial, anggota DPR RI Komisi VIII, serta jajaran pejabat kementerian.
Kehadiran mereka disambut langsung Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti
bersama Wakil Bupati, unsur TNI-Polri, Forkopimda, Sekda, kepala OPD, Camat
Bayan, dan sekitar 500 undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo
menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap percepatan operasional
KDMP sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ia berharap KDMP
menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko
menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam pengentasan kemiskinan.
Dengan analogi sepak bola, Kemensos berperan sebagai “bek” melalui jaring
pengaman sosial, Kementerian Koperasi sebagai “striker” lewat penguatan
koperasi, dan BP Taskin sebagai “gelandang” yang mengorkestrasi strategi agar
berjalan terintegrasi dan efektif.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah
Yusuf menegaskan bahwa bantuan sosial harus menjadi pintu menuju
kemandirian. “Kesejahteraan tidak cukup dengan bansos; masyarakat perlu akses
permodalan, pasar, pelatihan, dan sistem ekonomi yang adil. Di sinilah koperasi
berperan strategis,” ujarnya.
Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono
menyebut KDMP sebagai wujud amanat Pasal 33 UUD 1945—usaha bersama berdasar
asas kekeluargaan. Pemerintah akan terus mendorong penguatan tata kelola,
peningkatan SDM, akses pembiayaan, serta digitalisasi koperasi agar mampu
bersaing dan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa.
Rangkaian acara meliputi penyerahan simbolis
kartu anggota dan buku simpanan kepada KPM PKH-sembako, pilar sosial KDMP,
serta bantuan pemberdayaan masyarakat berupa ayam petelur.
Rombongan juga meninjau layanan gerai kebutuhan pokok, gerai pupuk, dan
gerai transaksi bansos di KDMP Dukuhrejo.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi pusat–daerah untuk membangun desa yang mandiri dan sejahtera
.png)


