▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Rapat Koordinasi P4GN Purworejo Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi P4GN Purworejo Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar
Purworejo,
11 Juni 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan, Pemberantasan,
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ruang Rapat Garuda
Bakesbangpol Purworejo, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 20
peserta tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, aparat penegak
hukum, instansi pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga unsur TNI.
Rapat
dibuka oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Purworejo, Nanang Agus
Gutomo, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi lintas
sektor untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten
Purworejo. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu memperluas
edukasi dan penyebaran informasi tentang bahaya narkoba sehingga semakin banyak
generasi muda yang dapat diselamatkan.
Dalam
arahannya, Asisten I Sekda Purworejo Ahmad Jainudin, S.IP., M.M., mengungkapkan
adanya temuan sebanyak 51 pelajar yang terpapar narkoba di salah satu sekolah
negeri di Kabupaten Purworejo. Ia meminta seluruh pihak terkait segera
mengambil langkah terpadu, termasuk pelaksanaan tes urine, pendataan, serta
penyusunan solusi yang mengedepankan pembinaan agar tidak menimbulkan persoalan
baru bagi masa depan para siswa.
Dari sektor
kesehatan, Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa berbagai program sosialisasi
bahaya rokok dan narkoba telah dilakukan di sekolah-sekolah. Rokok disebut
sebagai salah satu pintu masuk utama penyalahgunaan narkotika. Selain itu,
skrining narkoba juga telah dilaksanakan dan akan diperluas ke berbagai
fasilitas kesehatan.
Sementara
itu, Satresnarkoba Polres Purworejo melaporkan keberhasilan mengungkap 14 kasus
terkait narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan, termasuk tujuh kasus sabu.
Peredaran narkoba kini semakin berkembang melalui platform digital sehingga
membutuhkan kewaspadaan dan pengawasan yang lebih intensif. Purworejo juga
dinilai menjadi wilayah rawan karena berada pada jalur perlintasan antar
daerah.
Berbagai
instansi lainnya turut memaparkan program pencegahan yang telah berjalan, mulai
dari sosialisasi di sekolah, pembentukan budaya sekolah aman dan nyaman,
pembinaan keagamaan, hingga operasi penyakit masyarakat yang dilakukan Satpol
PP. Kementerian Agama juga menyampaikan bahwa penyuluh anti narkoba telah
tersedia di setiap kecamatan dan siap mendukung terwujudnya Zona Bebas Narkoba
di Kabupaten Purworejo.
Perwakilan
BNNK Magelang menambahkan sejumlah program inovatif yang akan dikembangkan,
seperti Ananda Bersinar, Ikan Bersinar, pembentukan Sobat
Bersinar, serta pengembangan Saka Anti Narkoba. Program-program
tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman
narkoba sejak usia dini.
Melalui
rapat koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan sepakat memperkuat sinergi
dan langkah konkret dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan
narkoba. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang
aman, sehat, dan bebas narkoba demi melindungi masa depan generasi muda
Kabupaten Purworejo.
.png)


