Perkuat Kapasitas Masyarakat Sipil Hadapi Konflik Sosial
Bakesbangpol Jateng kerjasama Bakesbangpol Purworejo

By Administrator 17 Jul 2026, 22:38:41 WIB Kegiatan
Perkuat Kapasitas Masyarakat Sipil Hadapi Konflik Sosial

Keterangan Gambar : Para Narasumber menyampaiakan materi di Pendopo Kecamatan Purworejo


PURWOREJO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Bakesbangpol Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan "Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sipil dalam Penyelesaian Konflik Sosial". Acara ini berlangsung khidmat pada Rabu (15/07/2026) bertempat di Pendopo Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai unsur elemen masyarakat Purworejo ini, dipandu secara interaktif oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Purworejo, Nanang Agus Gutomo, S.E., M.M., selaku moderator. Pertemuan tatap muka ini mengusung tema penting, yaitu "Penguatan Peran Serta Masyarakat Pemuda dan Organisasi Sipil dalam Penanganan Konflik Sosial". 

Dalam laporan pembukaannya, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Pradhana Agung Nugraha, S.STP., M.M., memaparkan bahwa agenda ini dibiayai penuh oleh APBD Provinsi Jawa Tengah 2026. Kegiatan ini secara khusus dirancang dengan metode ceramah dan diskusi untuk menyamakan persepsi antara elemen masyarakat dan aparat pemerintah dalam memberantas kelompok pemicu konflik, serta membekali masyarakat dengan kemampuan deteksi dini di daerah. 

Dalam sambutantertulisnya, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, S.T., M.M. menekankan bahwa dinamika sosial politik saat ini melahirkan tantangan multidimensional, mulai dari konflik lahan, isu SARA, unjuk rasa, terorisme, hingga fenomena kemunculan kelompok gangster yang meresahkan di beberapa daerah. “Melalui forum ini, kami berharap terwujud output nyata dalam menjaga keamanan wilayah. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terperdaya oleh berita bohong (hoax) yang memecah belah, tetap mengedepankan koridor hukum, menjunjung tinggi toleransi, serta konsisten mengamalkan nilai-nilai luhur Ideologi Pancasila,” tegas Harso Susilo sebelum membuka acara secara resmi. 

Guna memberikan bekal substantif kepada para peserta, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama dari Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah: 

1. Imam Teguh Purnomo, S.E., Akt. (Ketua Komisi), yang memaparkan materi strategis mengenai "Hakikat Ancaman Konflik dan Disintegrasi Bangsa". 

2. Drs. Soenarno, M.M. (Anggota Komisi), yang mengupas tuntas materi perihal "Pencegahan Konflik Sosial Masyarakat". 

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan masyarakat pemuda dan organisasi sipil di Kabupaten Purworejo mampu menjadi garda terdepan dalam meredam potensi gesekan, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, kondusif, dan dinamis.