▴Hut RI 81▴
- Bakesbangpol Purworejo Terima Kunjungan Kerja Pansus II DPRD Kediri
- Bakesbangpol Purworejo Perkuat Sinergi P4GN, Wujudkan Kabupaten Bebas Narkotika
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Cerdas dan Bijak Berpolitik
- Bakesbangpol Purworejo Ikuti Upacara HAORNAS ke-43, Dorong Olahraga sebagai Gaya Hidup Masyarakat
- Bakesbangpol Purworejo Bekali Siswa SMK YPP dengan Pembinaan Karakter dan Wawasan Kebangsaan
- Bakesbangpol Purworejo Pantau PORSADIN Tingkat Kabupaten Tahun 2026
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
Pemkab Purworejo Perkuat Sinergi Jaga Inflasi dan Percepat Digitalisasi Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Pemkab Purworejo Perkuat Sinergi Jaga Inflasi dan Percepat Digitalisasi Ekonomi Daerah
Pemerintah Kabupaten Purworejo
menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim
Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Tim Percepatan dan Perluasan
Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Balai Nelayan Kampung Nelayan Merah Putih
(KNMP), Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang
diikuti sekitar 130 peserta ini menjadi forum strategis untuk memperkuat
sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperluas akses keuangan, serta
mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan
daerah.
Acara dibuka oleh Bupati
Purworejo, Yuli Hastuti, serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa,
perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jateng, dan
berbagai pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli
Hastuti menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama
guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia
juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi nyata dalam
pengendalian inflasi, sekaligus memperkuat digitalisasi transaksi pemerintah
melalui optimalisasi pembayaran non-tunai, termasuk penggunaan QRIS, agar
pelayanan publik semakin cepat, mudah, dan transparan.
Selain itu, Bupati berharap
industri jasa keuangan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam
memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, khususnya bagi pelaku UMKM,
sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan meliputi
sambutan, simulasi pembayaran retribusi secara digital, serta penyampaian
materi dari narasumber Bank Indonesia, OJK, dan Bank Jateng mengenai strategi
pengendalian inflasi, peningkatan literasi serta inklusi keuangan, dan
percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Pelaksanaan High Level Meeting
berlangsung aman, tertib, dan lancar. Forum ini diharapkan menghasilkan
langkah-langkah konkret yang memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga
stabilitas harga, meningkatkan akses keuangan masyarakat, serta mempercepat
transformasi digital di Kabupaten Purworejo. Melalui kolaborasi yang kuat
antara pemerintah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, Purworejo
optimistis mampu mewujudkan ekonomi daerah yang maju, inklusif, dan berdaya
saing.
.png)


