▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab

Keterangan Gambar : Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
Purworejo – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo
terus mendorong peningkatan literasi politik di kalangan generasi muda. Upaya
tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi
Muda yang digelar di Gedung Indoor SMA Negeri 2 Kutoarjo, Selasa
(1/9/2026), dan diikuti sekitar 100 siswa.
Kegiatan
tersebut dihadiri Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, PAW Anggota DPRD Kabupaten
Purworejo Hj. Nani Astuti, Ketua KPU Purworejo Abdul Aziz, Kepala Bakesbangpol
Purworejo Puguh Trihatmoko, Camat Kutoarjo Ahmadi Sunawar, jajaran Forkopimcam
Kutoarjo, Kepala SMA Negeri 2 Kutoarjo Dra. Indriati Agung Rahayu, serta
jajaran Bakesbangpol Kabupaten Purworejo.
Dalam
sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menegaskan bahwa pendidikan
politik sangat penting untuk membentuk generasi muda yang memahami hak dan
kewajibannya sebagai warga negara. Menurutnya, politik tidak semata-mata
berkaitan dengan pemilu atau partai politik, tetapi juga menyangkut kehidupan
bermasyarakat, kemampuan menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, serta
berkontribusi secara positif bagi lingkungan.
“Di era
digital, saya mengajak anak-anak semua untuk cerdas dalam menerima informasi.
Jangan mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, jangan mudah
terprovokasi, dan gunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,”
pesan Bupati.
Materi
sosialisasi juga membekali para pelajar agar mampu menjadi pemilih pemula
yang hebat, kritis, rasional, dan bertanggung jawab. Para peserta diajak
mengenali perbedaan fakta, opini, dan hoaks, memverifikasi informasi dari
sumber terpercaya, memahami rekam jejak serta visi-misi calon, dan menolak
politik uang maupun ujaran kebencian.
Selain itu,
generasi muda didorong untuk tidak apatis terhadap persoalan di sekitarnya dan
mulai berperan sebagai agen perubahan serta pengawal demokrasi. Budaya
demokrasi, menurut materi yang disampaikan, dapat dimulai dari lingkungan
sekolah melalui OSIS, diskusi, musyawarah, menghargai perbedaan pendapat, dan
membangun sikap saling menghormati.
Kegiatan
berlangsung tertib, aman, dan kondusif dengan antusiasme peserta yang cukup
baik. Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Purworejo berharap lahir
generasi muda yang cerdas, kritis, santun, cinta Indonesia, dan memiliki
cita-cita besar, sekaligus mampu menggunakan hak politiknya secara bijak
demi masa depan demokrasi dan pembangunan bangsa.
.png)


