Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda

By Administrator 30 Mei 2026, 13:00:33 WIB Kegiatan
Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda

Keterangan Gambar : Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda


Purworejo – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di SMP Negeri 22 Pelutan, Kecamatan Gebang, Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan pelajar, guru, dan wali murid tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang demokrasi, hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab.

Acara dihadiri oleh Yuli Hastuti, Kepala Badan Kesbangpol Purworejo Puguh Trihatmoko, anggota Komisi I DPRD, Komisioner KPU Kabupaten Purworejo, Forkopimcam Gebang, serta jajaran sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menegaskan bahwa pendidikan politik bukanlah politik praktis, melainkan sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Para pelajar juga diingatkan untuk bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Kesbangpol Purworejo menekankan pentingnya literasi politik di era digital agar generasi muda mampu menjadi pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas. Materi yang disampaikan DPRD dan KPU Kabupaten Purworejo mengupas nilai-nilai demokrasi, peran generasi muda dalam pembangunan bangsa, tantangan penyelenggaraan pemilu serentak, serta bahaya hoaks, ujaran kebencian, dan politik identitas.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir generasi muda Purworejo yang memiliki wawasan kebangsaan, memahami proses demokrasi, serta siap menjadi agen perubahan dalam menjaga persatuan, stabilitas, dan kehidupan demokrasi yang sehat di Kabupaten Purworejo.

"Generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga cerdas dalam berdemokrasi, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat," menjadi pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.