▴Paskibraka 2025▴
- Kesbangpol Purworejo Matangkan Persiapan Tes Kesamaptaan Calon Paskibraka 2026
- Muscab PKB Purworejo 2026 Berlangsung Lancar, Siap Lahirkan Kepengurusan Baru
- Kesiapan May Day 2026 di Purworejo Dimatangkan, Pengamanan Humanis Jadi Prioritas
- Pendidikan Politik Perempuan, Bakesbangpol–KPPI Dorong Kepemimpinan Inklusif di Purworejo
- Halal Bihalal Kesbangpol Purworejo Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Ketakwaan
- Rakor Pelepasan dan Pemberangkatan Jamaah Haji 2026, Pemkab Purworejo Matangkan Persiapan
- Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan, OKP Purworejo Perkuat Peran Strategis Tahun 2026
- Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Pasar Murah dan KDKMP di Purworejo, Disambut Antusias Warga
- Rapat Koordinasi Persiapan Perayaan Paskah Umat Kristiani Kabupaten Purworejo Digelar
- Bupati Purworejo Pimpin Rakorpim TW1 2026: Percepat Realisasi, Hindari Penumpukan Akhir Tahun
Sosialisasi Pendidikan Politik di SMK Negeri 7 Kemanukan: Tanamkan Nilai Disiplin dan Kecerdasan Politik pada Generasi Muda

Keterangan Gambar : Sosialisasi Pendidikan Politik di SMK Negeri 7 Kemanukan
Purworejo – Dalam rangka
menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi
Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di SMK Negeri 7 Kemanuan, Kecamatan
Bagelen, pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 siswa ini
berlangsung hangat dan interaktif.
Hadir dalam kegiatan
tersebut Wakil Bupati Purworejo Diyon Agazi
Setia Budi, S.I.Kom., M.Si., Ketua Komisi I DPRD Purworejo Budi Sunaryo, S.Sos., Plt. Kabid Poldagri Ahmadi Sunawar, S.Sos., M.M. mewakili Plt.
Kepala Bakesbangpol, Kepala SMK N 7 Dra.
Nuryati, M.Pd., perwakilan Forkopimcam, serta tokoh masyarakat
setempat.
Dalam sambutannya,
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan
menekankan pentingnya perubahan pola pikir, perkataan, dan perilaku bagi
generasi muda.
“Sukses berawal
dari pikiran yang positif, ucapan yang baik, dan tindakan yang disiplin.
Jadilah generasi yang berkarakter dan berhati-hati dalam berbicara, karena
ucapan mencerminkan kepribadian,” pesan Wabup kepada para siswa.
Sementara itu, Plt.
Kepala Bakesbangpol melalui Kabid Poldagri menegaskan bahwa pendidikan politik
bukan sekadar mengenal dunia politik praktis, tetapi juga membangun kesadaran
kritis dan tanggung jawab sebagai warga negara.
“Kami berharap
adik-adik mengikuti kegiatan ini dengan serius dan memanfaatkan kesempatan
untuk bertanya serta memperluas wawasan kebangsaan,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD
Purworejo Budi Sunaryo dalam
materinya menekankan bahwa politik sejatinya adalah cara mengatur kehidupan
bersama agar masyarakat sejahtera.
“Jangan menjauh
dari politik. Semua kebijakan publik lahir dari proses politik. Karena itu,
generasi muda harus cerdas, kritis, dan beretika,” tegasnya.
Sementara tokoh
masyarakat Toha Muhasin
menambahkan bahwa pelajar perlu memahami sistem pemerintahan dan bijak dalam
menggunakan media sosial.
“Gunakan media
digital untuk hal positif. Jangan mudah terprovokasi atau menjadi penyebar
hoaks. Politik yang baik dimulai dari pikiran dan perilaku yang baik,”
pesannya.
Kepala SMK Negeri 7
Kemanuan, Dra. Nuryati, M.Pd.,
mengapresiasi kehadiran para narasumber dan berharap kegiatan ini menjadi
pengalaman berharga bagi para siswa.
“Belajar tidak
hanya di kelas, tetapi juga melalui forum seperti ini. Semoga menjadi ilmu yang
bermanfaat dan menumbuhkan semangat kebangsaan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme.
Melalui sosialisasi ini, Bakesbangpol Purworejo berharap generasi muda semakin
memahami pentingnya peran politik dalam kehidupan berbangsa serta tumbuh
menjadi warga negara yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter.
.png)


