▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Purworejo Siap Hadiri Rembug Jateng, Jajaran Pimpinan Daerah Bertolak ke Temanggung
- Kepala Bakesbangpol Hadiri Pembahasan RKPD 2027, Pemkab Purworejo Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik
- Paskibraka Purworejo Tuntaskan Tugas Upacaran Penuruan Hari Lahir Pancasila
- Paskibraka Purworejo Angkatan 2025 Tuntaskan Tugas Pengibaran dan Penurunan Bendera pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Khidmat, Pemkab Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahu 2026
- Paskibraka Purworejo Siap Bertugas, Masuki Masa Karantina Jelang Hari Lahir Pancasila 2026
- Jelang 1 Juni, Paskibraka Purworejo Intensifkan Pelatihan dan Pemantapan Formasi
- Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda
- Gladi Bersih Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Paskibraka Purworejo Tampilkan Kekompakan dan Disiplin
- Pelatihan Paskibraka Purworejo Kembali Digelar, Matangkan Formasi Jelang Hari Lahir Pancasila
Rapat Koordinasi Pusat Komunikasi dan Informasi, Pemda Purworejo Perkuat Sinergi Antar Instansi

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Pusat Komunikasi dan Informasi, Pemda Purworejo
Purworejo, 30 Maret 2026 —
Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Pusat Komunikasi dan Informasi Daerah
pada Senin (30/3/2026) pukul 13.30–15.40 WIB di Ruang Rapat Garuda Kesbangpol.
Kegiatan ini diikuti sekitar 12 peserta dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta
instansi terkait lainnya.
Rapat dipimpin
langsung oleh Kepala Kesbangpol Purworejo, Puguh
Trihatmoko, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa
kondisi nasional saat ini relatif aman, namun kewaspadaan tetap perlu
ditingkatkan. Ia menyoroti potensi dampak kebijakan pemerintah seperti
efisiensi anggaran dan pengendalian konsumsi energi terhadap kondisi sosial
ekonomi masyarakat di daerah.
“Koordinasi,
sinergi, dan komunikasi antar pihak harus terus diperkuat guna menjaga
stabilitas wilayah serta mengantisipasi berbagai dinamika yang berkembang di
masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu,
Kabid Wawasan Kebangsaan Kesbangpol menyampaikan adanya penyesuaian pelaksanaan
kegiatan pada tahun 2026, dari sebelumnya 10 kali menjadi 6 kali rapat
koordinasi dalam setahun. Meski demikian, pihaknya berharap efektivitas
koordinasi tetap terjaga dan bahkan dapat ditingkatkan melalui pendekatan yang
lebih fleksibel.
Dalam sesi
pemaparan, perwakilan Polres Purworejo melaporkan bahwa situasi keamanan dan
ketertiban masyarakat masih kondusif, termasuk terkait ketersediaan BBM dan
penanganan audiensi mahasiswa. Namun, terdapat dinamika di tingkat desa yang
masih memerlukan penyelesaian melalui musyawarah serta pendampingan lintas
instansi.
Dari unsur TNI dan
instansi lainnya, dibahas pula sejumlah isu strategis seperti kendala lahan
dalam pembangunan desa, progres program pembangunan wilayah, hingga perlunya
peningkatan sosialisasi kepada masyarakat. Sementara itu, Pos TNI AL Jatimalang
menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah mencapai 90
persen dan direncanakan segera diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.
Satpol PP turut
melaporkan kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di ratusan
desa, penertiban peredaran minuman keras, serta tantangan dalam penataan
pedagang kaki lima di kawasan perkotaan.
Secara umum, rapat
menyimpulkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Purworejo masih dalam keadaan aman
dan kondusif. Namun demikian, diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor,
peningkatan pengawasan, serta optimalisasi pelaksanaan program agar pelayanan
publik dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta sepakat untuk terus
menjaga komunikasi yang efektif, meningkatkan sinergi antar instansi, serta
melakukan evaluasi berkala guna menghadapi berbagai tantangan ke depan.
.png)


