▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Purworejo Siap Hadiri Rembug Jateng, Jajaran Pimpinan Daerah Bertolak ke Temanggung
- Kepala Bakesbangpol Hadiri Pembahasan RKPD 2027, Pemkab Purworejo Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik
- Paskibraka Purworejo Tuntaskan Tugas Upacaran Penuruan Hari Lahir Pancasila
- Paskibraka Purworejo Angkatan 2025 Tuntaskan Tugas Pengibaran dan Penurunan Bendera pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Khidmat, Pemkab Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahu 2026
- Paskibraka Purworejo Siap Bertugas, Masuki Masa Karantina Jelang Hari Lahir Pancasila 2026
- Jelang 1 Juni, Paskibraka Purworejo Intensifkan Pelatihan dan Pemantapan Formasi
- Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda
- Gladi Bersih Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Paskibraka Purworejo Tampilkan Kekompakan dan Disiplin
- Pelatihan Paskibraka Purworejo Kembali Digelar, Matangkan Formasi Jelang Hari Lahir Pancasila
Rakor Kewaspadaan Dini Purworejo 2026, Perkuat Sinergi Antisipasi Konflik dan Bencana

Keterangan Gambar : Rakor Kewaspadaan Dini Purworejo 2026, Perkuat Sinergi Antisipasi Konflik dan Bencana
Purworejo — Pemerintah Kabupaten Purworejo
menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kewaspadaan Dini Tahun 2026 pada Selasa
(31/3/2026) di Rumah Kebangsaan Kesbangpol. Kegiatan ini dihadiri unsur
Kesbangpol, Polres, Kodim 0708, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam rakor tersebut, Kabid Wasbang Bambang Wisnu
menegaskan pentingnya penguatan Tim Kewaspadaan Dini di tengah keterbatasan
anggaran. Pada tahun 2026, rapat koordinasi akan dilaksanakan sebanyak empat
kali, dengan fokus utama pada deteksi dini potensi konflik dan permasalahan
daerah.
Sementara itu, Kasatintelkam Polres Purworejo AKP
Setio Raharjo menyampaikan bahwa kondisi wilayah Purworejo secara umum masih
aman dan kondusif. Namun demikian, sejumlah potensi kerawanan perlu
diantisipasi, seperti dampak kenaikan BBM, cuaca ekstrem yang memicu bencana
alam, serta kejadian ledakan petasan yang menimbulkan korban.
Rakor juga membahas sejumlah isu strategis, di
antaranya pemantauan konflik di Desa Sukoharjo dan Sawangan, kebijakan
pemerintah seperti MBG dan KDMP, potensi bencana alam berdasarkan prakiraan
BMKG, hingga rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang masih terkendala lahan dan
faktor kerawanan bencana. Selain itu, turut disoroti persoalan data
kependudukan ODGJ dan permasalahan tukar guling tanah desa.
Hasil rakor menekankan pentingnya sinergi lintas
sektor dalam melakukan monitoring, mitigasi, serta penyelesaian berbagai
persoalan di daerah. Pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan
koordinasi, pengawasan, dan evaluasi agar upaya kewaspadaan dini dapat berjalan
optimal.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar, aman, dan menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas serta ketahanan wilayah Kabupaten Purworejo
.png)


