Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan, OKP Purworejo Perkuat Peran Strategis Tahun 2026

By Administrator 19 Apr 2026, 14:35:01 WIB Kegiatan
Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan, OKP Purworejo Perkuat Peran Strategis Tahun 2026

Keterangan Gambar : Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan, OKP Purworejo Perkuat Peran Strategis Tahun 2026


Purworejo – Upaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan dan demokrasi terus digencarkan. Hal ini terlihat dalam kegiatan Evaluasi Kegiatan 2025, Sosialisasi Program Kepemudaan, dan Penguatan Kecamatan Berdaya pada Organisasi Kepemudaan (OKP) Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (16/4/2026) di RM Pringsewu, Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris Dinas yang mewakili Kepala Dinas Porapar, narasumber dari Badan Kesbangpol, Ketua DPK KNPI Purworejo, jajaran pengurus KNPI, serta perwakilan pengurus KNPI dari 16 kecamatan.

Dalam sambutan Kepala Dinas yang dibacakan Sekretaris Dinas, ditegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus menjadi ruang bertumbuh, bukan sekadar tempat berkumpul. Pemuda didorong untuk aktif berkontribusi, mengasah kepemimpinan, serta membangun karakter yang tangguh dan berintegritas. “Pemuda bukan hanya penonton, tetapi pelaku perubahan yang menentukan masa depan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, paparan dari Badan Kesbangpol menyoroti pentingnya peran strategis pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa hingga dinamika demokrasi saat ini. Pemuda dinilai menjadi kelompok pemilih terbesar yang sangat berpengaruh, terutama dengan meningkatnya literasi digital serta kepedulian terhadap isu-isu krusial seperti lingkungan, kesehatan, hukum, dan pemberantasan korupsi.

Namun demikian, tantangan demokrasi juga menjadi perhatian, seperti maraknya politik uang, menguatnya sentimen identitas, serta dampak liberalisasi politik yang berpotensi menjauhkan arah pembangunan dari cita-cita nasional.

Dalam forum tersebut juga ditegaskan pentingnya pendidikan politik sebagai strategi meningkatkan partisipasi pemilih muda. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan generasi muda memiliki kesadaran politik yang lebih matang dan mampu berperan aktif dalam proses demokrasi.

Selain itu, organisasi kemasyarakatan (ormas) pemuda diingatkan akan fungsi strategisnya sesuai regulasi, mulai dari penyaluran aspirasi, pemberdayaan masyarakat, hingga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya mendorong anggota OKP untuk lebih aktif dan produktif, pengurus agar rutin menggelar pendidikan politik serta memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta peran pemerintah dalam memfasilitasi pengembangan kapasitas organisasi kepemudaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan organisasi kepemudaan di Kabupaten Purworejo semakin solid, berdaya, dan mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju masyarakat yang lebih maju dan demokratis.