▴Paskibraka 2025▴
- Rakor FKDM Purworejo Bahas Sinkronisasi Program dan Isu LP2B
- Pengetan Jumenengan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
- Kesbangpol Purworejo Dorong Partisipasi Politik Perempuan
- Monitoring Pembangunan Gedung Kdmp Kelurahan Keseneng Capai 17 Persen
- Apel Pagi Bulan Puasa, Kesbangpol Purworejo Teguhkan Disiplin dan Komitmen Pelayanan
- Perayaan Imlek 2577 di Klenteng Thong Hwie Khiong, Harmoni Nusantara Menggema di Purworejo
- Tarawih Silaturahim Pemkab Purworejo di Desa Bongkot Pererat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
- Tarawih Silaturahim Pemkab Purworejo Pererat Kebersamaan di Desa Wadas
- Pemkab Purworejo Sinkronkan Data Lahan KDMP di Kawasan Hutan
- Panen Raya Padi Daring, Komitmen Jateng Perkuat Swasembada Pangan
Pemerintah Kabupaten Purworejo Matangkan Kesiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Purworejo Matangkan Kesiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar High Level Meeting (HLM)
Kesiapan Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M
pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.15–11.35 WIB. Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Bagian Perekonomian dan Kebudayaan Setda ini dipimpin Sekretaris Daerah
dan dihadiri sekitar 50 peserta dari unsur Forkopimda, OPD, instansi vertikal,
BUMN/BUMD, organisasi keagamaan, hingga pelaku transportasi.
Hadir dalam
pertemuan tersebut antara lain Yuli Hastuti, Ketua DPRD Tunaryo,
Kapolres Windy Syafutra, Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, serta
Sekda Suranto.
Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Dalam sambutannya,
Bupati Yuli Hastuti menegaskan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah
untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, kelancaran
distribusi BBM dan BBG, kesiapan infrastruktur jalan, serta keamanan selama
arus mudik dan balik.
“Pertemuan
ini menjadi ruang koordinasi agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan
merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tenang,” tegasnya.
Sekda
Suranto memaparkan enam fokus utama kesiapan daerah, meliputi bidang keagamaan,
keamanan dan ketertiban, perhubungan dan infrastruktur, stabilitas ekonomi,
kesehatan, serta pariwisata. Pemkab juga menyiapkan jalur alternatif mudik,
pengamanan perlintasan kereta api, serta mitigasi potensi gangguan ketertiban
seperti balap liar, perang sarung, dan peredaran petasan.
Stok Pangan Aman, Layanan Siaga 24 Jam
Dari sisi
ekonomi, Pemkab memastikan stok pangan aman. Data per 12 Februari 2026
menunjukkan cadangan beras di wilayah Purworejo mencapai lebih dari 77 ribu
ton, termasuk 10,6 juta kilogram di Gudang Bulog Butuh. Gerakan Pangan Murah
(GPM) dan Rumah Pangan Kita terus digelar untuk menjaga stabilitas harga.
Sebanyak 11
rumah sakit dan 27 puskesmas disiagakan 24 jam, termasuk posko kesehatan di
titik-titik strategis mudik. Pengamanan destinasi wisata seperti Pantai
Jatimalang, Alun-Alun Purworejo, dan Goa Seplawan juga diperkuat menjelang
libur Lebaran.
Operasi Ketupat Candi 2026
Sementara
itu, Kapolres Purworejo memaparkan Rencana Operasi “Ketupat Candi 2026” guna
menjamin situasi kamtibmas dan kelancaran lalu lintas selama Ramadhan hingga
arus balik. Polres mendirikan 1 Pos Terpadu, 5 Pos Pengamanan, dan 2 Pos
Pelayanan di titik-titik strategis, termasuk Simpang 4 Kutoarjo dan Terminal
Tipe A Purworejo.
Operasi ini
menitikberatkan patroli tempat ibadah, pusat keramaian, pengawasan balap liar,
serta rekayasa lalu lintas. Perhatian khusus juga diberikan pada perlintasan
sebidang kereta api yang dalam tiga tahun terakhir mencatat 14 kasus
kecelakaan.
Komitmen Bersama
Melalui HLM
ini, Pemkab Purworejo menargetkan lahirnya kebijakan teknis dan Surat Edaran
sebagai tindak lanjut hasil rapat. Seluruh pihak berkomitmen menjaga stabilitas
inflasi, keamanan, serta pelayanan publik tetap prima selama Ramadhan dan Idul
Fitri 1447 H.
Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, mencerminkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam
.png)


