▴Paskibraka 2025▴
- Launching 200 Titik Jembatan Garuda di Purworejo, Perkuat Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
- Launching SPPG Mudal, Dukung Program Pemenuhan Gizi bagi 1.050 Siswa di Purworejo
- Sinergi Hangat di Pendopo: Bupati dan Pengusaha Purworejo Santuni Ratusan Anak Yatim serta Disabilitas
- Perkuat Sinergi, Bupati Yuli Hastuti Gelar Tarawih Silaturahim di Desa Pekacangan
- Gema Sholawat dan Kreativitas Islami Warnai Kemeriahan \"Sedapnya Silaturahmi\" di Purworejo
- Perkuat Pertahanan, Kemhan Tinjau Lahan Strategis Yon TP di Purworejo
- Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan
- Rakor FKDM Purworejo Bahas Sinkronisasi Program dan Isu LP2B
- Pengetan Jumenengan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
- Kesbangpol Purworejo Dorong Partisipasi Politik Perempuan
Menteri Koperasi dan Kepala BP Taskin Resmi Buka Festival KOPDES Merah Putih 2026 di Purworejo

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi dan Kepala BP Taskin Resmi Buka Festival KOPDES Merah Putih 2026 di Purworejo
Purworejo —
Ribuan warga memadati Pendopo Kabupaten Purworejo pada Sabtu, 14
Februari 2026, dalam rangka Festival Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES Merah
Putih) 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 14.30–16.00 WIB ini menjadi
momentum penting penguatan ekonomi kerakyatan, ditandai dengan peluncuran
Koperasi Merah Putih oleh Ferry Juliantono bersama Budiman
Sudjatmiko.
Acara
dihadiri sekitar 1.000 peserta, terdiri dari penggerak koperasi, pelaku UMKM,
komunitas kreatif, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah. Turut hadir
Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti beserta Wakil Bupati, Forkopimda, dan
pimpinan OPD terkait.
Dorong Ekosistem UMKM dan Koperasi
Dalam
sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk
mendukung percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)
sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Ia berharap kehadiran koperasi ini mampu
meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Sementara
itu, Menteri Koperasi menilai festival ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang
temu produsen dan pasar yang memperkuat ekosistem koperasi melalui
Purworejo Expo. Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan ini menjadi agenda
tahunan.
“Banyak UMKM masih bergerak sendiri. Dengan berbadan hukum koperasi, akses
permodalan terbuka, termasuk melalui LPDB Kemenkop,” tegasnya.
Menteri
juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mempercepat pembentukan 80.000
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Koperasi ke
depan, menurutnya, harus modern, digital, dan ramah generasi muda agar
menjadi solusi penciptaan lapangan kerja.
Rangkaian Acara
Kegiatan
diawali dengan pembukaan, sambutan, launching Koperasi Merah Putih, penyampaian
materi, sesi tanya jawab, dan penutup. Rombongan menteri tiba di kompleks
pendopo pukul 14.18 WIB dan memasuki ruang acara pada 14.47 WIB.
Usai
kegiatan, pukul 15.32 WIB rombongan bersama Forkopimda melanjutkan kunjungan ke
Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, sebagai bagian dari rangkaian agenda.
Festival
ini menegaskan posisi Purworejo sebagai salah satu daerah yang siap menjadi contoh
pengembangan koperasi dan UMKM berbasis desa—menuju ekonomi rakyat yang
tangguh dan berkelanjutan.
.png)


