▴Paskibraka 2025▴
- Sinergi Hangat di Pendopo: Bupati dan Pengusaha Purworejo Santuni Ratusan Anak Yatim serta Disabilitas
- Perkuat Sinergi, Bupati Yuli Hastuti Gelar Tarawih Silaturahim di Desa Pekacangan
- Gema Sholawat dan Kreativitas Islami Warnai Kemeriahan \"Sedapnya Silaturahmi\" di Purworejo
- Perkuat Pertahanan, Kemhan Tinjau Lahan Strategis Yon TP di Purworejo
- Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Digelar, Seleksi Dilakukan Secara Online dan Transparan
- Rakor FKDM Purworejo Bahas Sinkronisasi Program dan Isu LP2B
- Pengetan Jumenengan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
- Kesbangpol Purworejo Dorong Partisipasi Politik Perempuan
- Monitoring Pembangunan Gedung Kdmp Kelurahan Keseneng Capai 17 Persen
- Apel Pagi Bulan Puasa, Kesbangpol Purworejo Teguhkan Disiplin dan Komitmen Pelayanan
Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo

Keterangan Gambar : Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo
Purworejo – Suasana penuh kebersamaan dan toleransi menyelimuti Pendopo
Kabupaten Purworejo pada Sabtu (13/9/2025), saat Forum Kerukunan Umat Beragama
(FKUB) Kabupaten Purworejo menggelar Gelar Budaya dan Doa Bersama
Lintas Iman dengan tema “Merajut Persaudaraan dalam Keragaman
Berbudaya dan Iman untuk Membangun Peradaban dalam NKRI.”
Kegiatan yang dihadiri sekitar 400 peserta ini dibuka langsung oleh Bupati Purworejo,
Yuli Hastuti, SH, serta dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan perwakilan instansi terkait. Rangkaian acara diawali dengan
menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Purworejo, doa lintas agama, sambutan,
hingga penampilan gelar budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada FKUB
dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat
beragama merupakan modal besar pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita menunjukkan bahwa meskipun berbeda keyakinan, kita
tetap bersaudara, saling menghormati, dan bersama-sama membangun Purworejo yang
damai dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi, menolak
perpecahan, serta memperkuat nilai kebersamaan sesuai visi pembangunan
Kabupaten Purworejo 2025–2029 “Purworejo Berseri: Berdaya Saing, Sejahtera,
Religius, dan Inovatif.”
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan,
menumbuhkan semangat persatuan, sekaligus menghadirkan ruang kebudayaan yang
memperkaya keberagaman di Purworejo.
.png)


