▴Paskibraka 2025▴
- Kesbangpol Purworejo Matangkan Persiapan Tes Kesamaptaan Calon Paskibraka 2026
- Muscab PKB Purworejo 2026 Berlangsung Lancar, Siap Lahirkan Kepengurusan Baru
- Kesiapan May Day 2026 di Purworejo Dimatangkan, Pengamanan Humanis Jadi Prioritas
- Pendidikan Politik Perempuan, Bakesbangpol–KPPI Dorong Kepemimpinan Inklusif di Purworejo
- Halal Bihalal Kesbangpol Purworejo Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Ketakwaan
- Rakor Pelepasan dan Pemberangkatan Jamaah Haji 2026, Pemkab Purworejo Matangkan Persiapan
- Pemuda Didorong Jadi Agen Perubahan, OKP Purworejo Perkuat Peran Strategis Tahun 2026
- Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Pasar Murah dan KDKMP di Purworejo, Disambut Antusias Warga
- Rapat Koordinasi Persiapan Perayaan Paskah Umat Kristiani Kabupaten Purworejo Digelar
- Bupati Purworejo Pimpin Rakorpim TW1 2026: Percepat Realisasi, Hindari Penumpukan Akhir Tahun
Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo

Keterangan Gambar : Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo
Purworejo – Suasana penuh kebersamaan dan toleransi menyelimuti Pendopo
Kabupaten Purworejo pada Sabtu (13/9/2025), saat Forum Kerukunan Umat Beragama
(FKUB) Kabupaten Purworejo menggelar Gelar Budaya dan Doa Bersama
Lintas Iman dengan tema “Merajut Persaudaraan dalam Keragaman
Berbudaya dan Iman untuk Membangun Peradaban dalam NKRI.”
Kegiatan yang dihadiri sekitar 400 peserta ini dibuka langsung oleh Bupati Purworejo,
Yuli Hastuti, SH, serta dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan perwakilan instansi terkait. Rangkaian acara diawali dengan
menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Purworejo, doa lintas agama, sambutan,
hingga penampilan gelar budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada FKUB
dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat
beragama merupakan modal besar pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita menunjukkan bahwa meskipun berbeda keyakinan, kita
tetap bersaudara, saling menghormati, dan bersama-sama membangun Purworejo yang
damai dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi, menolak
perpecahan, serta memperkuat nilai kebersamaan sesuai visi pembangunan
Kabupaten Purworejo 2025–2029 “Purworejo Berseri: Berdaya Saing, Sejahtera,
Religius, dan Inovatif.”
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan,
menumbuhkan semangat persatuan, sekaligus menghadirkan ruang kebudayaan yang
memperkaya keberagaman di Purworejo.
.png)


