▴Upacara 1 Juni 2026▴
- Purworejo Siap Hadiri Rembug Jateng, Jajaran Pimpinan Daerah Bertolak ke Temanggung
- Kepala Bakesbangpol Hadiri Pembahasan RKPD 2027, Pemkab Purworejo Fokus Perkuat Infrastruktur dan Pelayanan Publik
- Paskibraka Purworejo Tuntaskan Tugas Upacaran Penuruan Hari Lahir Pancasila
- Paskibraka Purworejo Angkatan 2025 Tuntaskan Tugas Pengibaran dan Penurunan Bendera pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Khidmat, Pemkab Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahu 2026
- Paskibraka Purworejo Siap Bertugas, Masuki Masa Karantina Jelang Hari Lahir Pancasila 2026
- Jelang 1 Juni, Paskibraka Purworejo Intensifkan Pelatihan dan Pemantapan Formasi
- Bakesbangpol Purworejo Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Generasi Muda
- Gladi Bersih Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Paskibraka Purworejo Tampilkan Kekompakan dan Disiplin
- Pelatihan Paskibraka Purworejo Kembali Digelar, Matangkan Formasi Jelang Hari Lahir Pancasila
Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo

Keterangan Gambar : Gelar Budaya FKUB dan Doa Lintas Iman Merajut Persaudaraan di Purworejo
Purworejo – Suasana penuh kebersamaan dan toleransi menyelimuti Pendopo
Kabupaten Purworejo pada Sabtu (13/9/2025), saat Forum Kerukunan Umat Beragama
(FKUB) Kabupaten Purworejo menggelar Gelar Budaya dan Doa Bersama
Lintas Iman dengan tema “Merajut Persaudaraan dalam Keragaman
Berbudaya dan Iman untuk Membangun Peradaban dalam NKRI.”
Kegiatan yang dihadiri sekitar 400 peserta ini dibuka langsung oleh Bupati Purworejo,
Yuli Hastuti, SH, serta dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan perwakilan instansi terkait. Rangkaian acara diawali dengan
menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Purworejo, doa lintas agama, sambutan,
hingga penampilan gelar budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada FKUB
dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat
beragama merupakan modal besar pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita menunjukkan bahwa meskipun berbeda keyakinan, kita
tetap bersaudara, saling menghormati, dan bersama-sama membangun Purworejo yang
damai dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi, menolak
perpecahan, serta memperkuat nilai kebersamaan sesuai visi pembangunan
Kabupaten Purworejo 2025–2029 “Purworejo Berseri: Berdaya Saing, Sejahtera,
Religius, dan Inovatif.”
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan,
menumbuhkan semangat persatuan, sekaligus menghadirkan ruang kebudayaan yang
memperkaya keberagaman di Purworejo.
.png)


