▴Hut RI 81▴
- Tim Pengawasan Orang Asing Purworejo Perkuat Sinergi, 59 WNA Jadi Fokus Pengawasan
- Kodim 0708/Purworejo Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Karhutla Segera Padam
- Kesbangpol Purworejo Dorong Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas dan Bertanggung Jawab
- Karnaval Parade Kreatif Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo
- Paskibraka Purworejo Matangkan Persiapan Jelang Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Karnaval Kutoarjo Meriah, Ribuan Warga Antusias Rayakan Semangat Kemerdekaan
- Kesbangpol Purworejo Dorong Pelajar SMK YPP Jadi Generasi Disiplin dan Berkarakter
- Pelepasan Kontingen POPDA Purworejo 2026, Siap Tingkatkan Tradisi Prestasi di Jawa Tengah
- Karya Bakti Sinergi TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat Bersihkan Pasar Purworejo
- Kunjungan Keluarga Besar Trah Jenderal Oerip Sumoharjo ke Rumah Juang DHC 45 Purworejo
Doa Bersama dan Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Doa Bersama dan Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
Purworejo — Suasana khidmat dan penuh
kebersamaan menyelimuti Alun-Alun Purworejo, Minggu malam (15/2/2026).
Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa (POLOSORO) Kabupaten Purworejo
menggelar doa bersama dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka
Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.
Acara yang berlangsung sejak pukul 20.30 hingga
23.35 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 warga dari berbagai wilayah. Kegiatan
ini menjadi ruang refleksi, sekaligus perayaan budaya yang menyatukan
pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purworejo Hj.
Yuli Hastuti, S.H., Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi,
S.I.Kom., M.Si., Sekretaris Daerah Suranto, S.T., S.Sos., MPA,
serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan
perwakilan BUMN/BUMD.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan,
menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan ayat suci
Al-Qur’an, laporan Ketua POLOSORO, sambutan Bupati, doa bersama (mujahadah),
dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit sebagai puncak acara.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli
Hastuti menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremonial,
melainkan momen refleksi untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita memanjatkan syukur
atas limpahan berkah yang telah diberikan Allah SWT kepada Kabupaten Purworejo,
sekaligus memohon harapan terbaik bagi masa depan daerah kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi POLOSORO dan seluruh pihak
yang terlibat, serta berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persaudaraan,
memperkuat persatuan, dan melestarikan budaya bangsa.
Pagelaran wayang kulit yang digelar hingga larut
malam menjadi simbol kuat pelestarian seni tradisi Jawa. Selain sebagai hiburan
rakyat, acara ini juga mempertegas komitmen bersama untuk menjaga warisan
budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan doa bersama dan wayang kulit ini pun menjadi
penanda semangat kebersamaan warga Purworejo dalam menyongsong masa depan,
seiring peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.
.png)


