Doa Bersama dan Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo

By Administrator 16 Feb 2026, 23:21:02 WIB Kegiatan
Doa Bersama dan Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Doa Bersama dan Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo


Purworejo — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Alun-Alun Purworejo, Minggu malam (15/2/2026). Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa (POLOSORO) Kabupaten Purworejo menggelar doa bersama dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.

Acara yang berlangsung sejak pukul 20.30 hingga 23.35 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 warga dari berbagai wilayah. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi, sekaligus perayaan budaya yang menyatukan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Sekretaris Daerah Suranto, S.T., S.Sos., MPA, serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan BUMN/BUMD.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan Ketua POLOSORO, sambutan Bupati, doa bersama (mujahadah), dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit sebagai puncak acara.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita memanjatkan syukur atas limpahan berkah yang telah diberikan Allah SWT kepada Kabupaten Purworejo, sekaligus memohon harapan terbaik bagi masa depan daerah kita,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi POLOSORO dan seluruh pihak yang terlibat, serta berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan melestarikan budaya bangsa.

Pagelaran wayang kulit yang digelar hingga larut malam menjadi simbol kuat pelestarian seni tradisi Jawa. Selain sebagai hiburan rakyat, acara ini juga mempertegas komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan doa bersama dan wayang kulit ini pun menjadi penanda semangat kebersamaan warga Purworejo dalam menyongsong masa depan, seiring peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.