▴Paskibraka 2025▴
- Rakor Kewaspadaan Dini Purworejo 2026, Perkuat Sinergi Antisipasi Konflik dan Bencana
- Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purworejo Bahas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
- Rapat Koordinasi Pusat Komunikasi dan Informasi, Pemda Purworejo Perkuat Sinergi Antar Instansi
- Seleksi Paskibraka Kabupaten Purworejo 2026 Tahap III Berjalan Lancar
- Doa Bersama dan Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih Purworejo Berjalan Lancar
- Seleksi Wawasan Kebangsaan Paskibraka Purworejo 2026 Berjalan Lancar
- Pembinaan Distributor Pupuk di Purworejo, Tekankan Transparansi dan Kepatuhan HET
- Monitoring Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Purworejo Berjalan Aman dan Lancar
- Ribuan Jamaah Ikuti Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Purworejo
- Pemkab Purworejo Sosialisasikan Kebijakan Kabupaten/Kota Bebas Pasung
Bakesbangpol Ikuti Rakor TMMD 2026, Sinergi Percepatan Pembangunan Desa Purworejo Diperkuat

Keterangan Gambar : Rakor TMMD 2026, Sinergi Percepatan Pembangunan Desa Purworejo
Purworejo, 20 Januari 2026 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AMD) Kabupaten Purworejo. Bakesbangpol diwakili oleh Bp. Efendi Markuat
Rapat yang
berlangsung pukul 13.15–15.15 WIB di Kantor DP3AMD Jalan Mayjend Sutoyo No.105
Purworejo ini dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari unsur TNI, pemerintah
daerah, OPD terkait, camat, kepala desa, BPD, serta mitra pembangunan lainnya.
Kasdim
0708/Purworejo Mayor Cba Moh. Baehaki mewakili Dandim, sementara Kepala DP3AMD
Purworejo, Laksana Sakti, A.P., M.Si., memimpin jalannya forum
koordinasi. Turut hadir perwakilan Baznas, Prokopim Setda, BPBD, Dinkes, Dinas
PUPR, serta para Danramil, Kapolsek, dan camat dari lokasi sasaran TMMD.
Fokus TMMD
2026: Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam
paparannya, DP3AMD menegaskan bahwa TMMD merupakan operasi bakti TNI berbasis
gotong royong yang bertujuan mempercepat pembangunan desa, terutama di wilayah
miskin, terpencil, terdampak bencana, serta kawasan dengan akses terbatas.
Prioritas kegiatan meliputi
- Pembangunan jalan rabat beton dan drainase
- Pembukaan akses antar desa dan kecamatan
- Peningkatan sarana dasar masyarakat
- Kegiatan non-fisik seperti penyuluhan stunting, bela negara,
tanggap bencana, dan pendidikan
Lokasi sasaran fisik TMMD 2026 mencakup empat
desa:
- Desa Grabag (Kec. Grabag)
- Desa Benowo (Kec. Bener)
- Desa Watuduwur (Kec. Bruno)
- Desa Redin (Kec. Gebang)
Total anggaran TMMD 2026 mencapai Rp2,475
miliar, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten
Purworejo.
Empat Tahap
Pelaksanaan
Program TMMD akan dilaksanakan dalam empat
tahap sepanjang 2026:
- Tahap I: Februari–Maret 2026
- Tahap II: 22 April – 21 Mei 2026
- Tahap III: 15
Juli – 13 Agustus 2026
- Tahap IV: 6 Oktober – 4 November 2026
Setiap
tahap berlangsung selama 30 hari kerja, didahului 10 hari pra-TMMD.
Sinergi Lintas Sektor
Kepala
DP3AMD menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah
daerah, OPD, desa, dan masyarakat agar TMMD tidak hanya menjadi proyek
infrastruktur, tetapi gerakan sosial yang memperkuat kebersamaan dan
kemandirian desa.
Bakesbangpol
melalui Bidang Wasbang menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan TMMD,
terutama dalam penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan masyarakat, serta
sinergi antar lembaga.
.png)


